Pemudik Sumbar Modifikasi Motor Jadi Replika Rumah Gadang dari Limbah Plastik

- Minggu, 29 Maret 2026 | 15:45 WIB
Pemudik Sumbar Modifikasi Motor Jadi Replika Rumah Gadang dari Limbah Plastik

Momen mudik Lebaran tahun ini memang selalu penuh kejutan. Di tengah lautan kendaraan yang memadati jalan, seorang pemudik asal Padang Pariaman, Sumatera Barat, berhasil menyedot perhatian. Bukan karena hal biasa, melainkan karena sepeda motornya yang diubah jadi replika rumah gadang berjalan! Kendaraan unik itu jadi tontonan menarik sepanjang perjalanannya menuju Bogor.

Pemudik bernama Jepri ini punya cara sendiri untuk pulang kampung. Alih-alih pakai motor polos, dia menghias motornya dengan nuansa rumah adat Minangkabau. Yang bikin salut, bahan-bahannya cuma limbah plastik bekas bungkus kopi sachet. Dari barang bekas itu, dia merakitnya jadi atap bagonjong yang khas. Kreatif banget, kan?

Tak cuma itu, replika rumah adat itu juga dipasangi lampu-lampu warna-warni. Saat menyala di malam hari, pemandangannya jadi semakin memikat. Banyak pemudik lain yang antre di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terhibur melihatnya. Gak sedikit pula yang langsung angkat ponsel buat foto atau rekam video.

Lantas, apa sih maksud Jepri bikin modifikasi nyeleneh ini?

"Suka aja, karena saya orang Padang. Iya biar tahu semua dunia kalau saya itu orang Minang,"

ungkapnya polos. Rupanya, ini caranya memperkenalkan kampung halaman ke khalayak luas, bahkan di tengah perjalanan mudik sekalipun.

Namun begitu, pihak kepolisian punya catatan penting. Meski mengapresiasi kreativitas warga, mereka mengingatkan soal keamanan. Modifikasi apapun, kata mereka, jangan sampai mengganggu kestabilan kendaraan saat dikendarai. Keselamatan tetap nomor satu.

Di sisi lain, aksi Jepri ini seperti oase di tengah hiruk-pikuk arus balik. Dia membuktikan bahwa budaya lokal bisa tetap hidup dan eksis, bahkan dalam perjalanan jauh sekalipun. Motor berhias rumah gadang itu bukan cuma kendaraan, tapi jadi cerita hangat yang dibawa pulang dari tanah rantau.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar