Seorang saksi dalam sidang kasus dugaan suap impor barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengungkapkan alasan di balik pemberian uang dari pihak swasta kepada aparat negara. Orlando Hamonangan Sianipar, yang akrab disapa Ocoy dan menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, memberikan keterangan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Ia menjadi saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara yang menjerat John Field, terdakwa dari pihak PT Blueray.
Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Brelly Yuniar menggali motif penerimaan uang oleh sejumlah pegawai Bea Cukai dari John Field. Hakim mempertanyakan dasar logis mengapa aparatur negara yang telah menerima gaji tetap perlu menerima pemberian dari pihak luar. “Uang itu diterima kenapa?” tanya hakim kepada saksi. Ocoy menjawab bahwa dana tersebut diperuntukkan bagi institusi Bea Cukai untuk dibagi-bagikan. “Uang itu untuk Bea Cukai untuk dibagi-bagikan. Iya,” ujarnya.
Hakim kemudian mendesak penjelasan lebih lanjut mengenai tujuan pembagian tersebut. “Ya maksudnya dibagi-bagikan untuk apa? Kan aparat atau pegawai Bea Cukai kan sudah punya gaji gitu. Ya? Bagaimana? Kenapa harus dibagi-bagi uang dari pihak lain gitu?” lanjut hakim. Menanggapi pertanyaan itu, Ocoy menyampaikan bahwa John Field menyebut uang tersebut sebagai “uang koordinasi”.
Di luar keterangan tersebut, Ocoy juga mengungkap bahwa ia sempat berkonsultasi dengan atasannya sebelum memutuskan menerima pemberian itu. Ia menanyakan apakah dirinya perlu menerima dana tersebut. Menurut Ocoy, sang atasan justru memerintahkan untuk menerimanya dengan alasan kebutuhan operasional. “Saya tanyakan sama atasan saya, ‘Udah, terima aja untuk biaya operasional.’ Seperti itu, Pak,” katanya dalam persidangan.
Artikel Terkait
KPK Catat 1.880 Tersangka Korupsi dalam 22 Tahun, 81 Persen Pelaku Laki-laki Salurkan Hasil ke Selingkuhan
Jaksa KPK Ungkap Pertemuan Tiga Mata Dirjen Bea Cukai dengan Bos Blueray Cargo di Hotel Borobudur
Polisi Tangkap 16 Begal di Jakarta dan Sekitarnya, Motif Ekonomi dan Narkoba Terungkap
Kebakaran Hebat Landa Kantor Bupati Bulungan, Sejumlah Ruangan Ludes