Veda Ega Pratama mencatatkan performa luar biasa pada Moto3 Catalunya 2026 dengan menyalip dua belas pembalap lain dan finis di posisi kedelapan. Pebalap berusia 17 tahun itu memulai balapan dari urutan ke-20, lalu melesat hingga menembus barisan depan. Aksi impresifnya mendapat sorotan dari media Italia yang menyebutnya sebagai pembalap terbaik Honda pada hari tersebut.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya itu dimenangkan oleh Maximo Quiles dari Aspar Team, sementara Alvaro Cape dan David Munoz melengkapi podium. Di tengah dominasi para pebalap senior, Veda justru mencuri perhatian. Media otomotif Italia, GP One, dalam ulasannya menulis bahwa rookie Pratama kembali menjalani balapan yang impresif dengan finis kedelapan dari posisi start ke-20 dan menjadi pebalap Honda terbaik pada hari itu.
Lonjakan posisi yang signifikan dari start hingga finis menunjukkan kemampuan dan potensi besar Veda di ajang Moto3. Konsistensinya juga patut diapresiasi karena lima dari enam seri balapan yang sudah dijalani berhasil ia selesaikan di posisi sepuluh besar. Sementara itu, satu-satunya kegagalan finis terjadi saat balapan di Amerika Serikat.
Catatan gemilang lainnya adalah raihan satu podium pada Moto3 Brasil. Performa stabil tersebut membawa Veda menempati posisi kelima di klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin. Keberhasilan ini menegaskan bahwa pebalap Honda Team Asia itu bukan sekadar pendatang baru, melainkan pesaing serius yang siap memberikan warna baru dalam dunia balap Moto3 internasional.
Artikel Terkait
YouTube Uji Coba Fitur Ask YouTube, Pencarian Video Berbasis AI untuk Jawaban Langsung
Presiden Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal 2027
Prabowo Akan Hadiri Paripurna DPR, Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal
FBI: Dua Remaja Pelaku Penembakan di Masjid San Diego Simpan Kebencian Luas terhadap Banyak Kelompok