Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 48 perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes) dari berbagai jabatan strategis di lingkungan Korps Bhayangkara. Sejumlah perwira yang dimutasi bahkan mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau yang dikenal dengan istilah pecah bintang.
Kebijakan rotasi dan promosi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri, Irjen Pol Anwar, pada 7 Mei 2026. Secara keseluruhan, terdapat 108 perwira Polri yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan pada periode tersebut.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri. Menurutnya, langkah ini bersifat alamiah dan diperlukan untuk menjaga dinamika organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Isir, Rabu (20/5/2026).
Ia menambahkan, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Isir menegaskan komitmen institusi untuk terus melakukan regenerasi kepemimpinan.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.
Di antara nama-nama yang dimutasi, terdapat sejumlah perwira yang menduduki posisi baru di tingkat kepolisian daerah maupun markas besar. Kombes Pol Komarudin, misalnya, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, kini diangkat sebagai Kepala Biro Wabprof Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Firman Darmansyah yang sebelumnya bertugas sebagai Dirlantas Polda Sumatera Utara.
Mutasi juga menyentuh jajaran direktorat reserse kriminal khusus. Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan, kini dipromosikan menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri. Sementara itu, Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi yang sebelumnya bertugas sebagai analis kebijakan di Bareskrim, kini dipercaya menjadi Dirreskrimsus Polda Sulawesi Selatan.
Di lingkungan Polda Jawa Timur, terjadi pergeseran jabatan di tingkat direktorat. Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing yang sebelumnya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jatim, kini beralih menjadi Direktur Reskrimum Polda setempat. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim selanjutnya diisi oleh Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya bertugas di Polda Sulawesi Tenggara.
Sejumlah perwira juga ditempatkan di lembaga pendidikan Polri. Kombes Pol Deni Setyo Utomo, misalnya, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan di SSDM Polri, kini diangkat sebagai Wakil Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri. Selain itu, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Jawa Tengah, kini beralih profesi menjadi dosen kepolisian utama di Akpol.
Di jajaran Polda Metro Jaya, Kombes Pol Laode Aries El Fathar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Jawa Barat, kini mengisi posisi yang sama di Polda Metro Jaya. Sementara itu, Kombes Pol Abdul Waras yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Depok, kini ditugaskan sebagai Kepala SPN Polda Metro Jaya. Posisi Kapolres Metro Depok selanjutnya diisi oleh Kombes Pol Christian Rony Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Resnarkoba Polda Sulawesi Barat.
Beberapa perwira lainnya mendapat penempatan di berbagai satuan kerja, baik di Bareskrim, Divisi Propam, Korlantas, maupun lembaga pendidikan dan penelitian. Kombes Pol Prianto Teguh Nugroho, misalnya, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris RoProvos Divpropam Polri, kini dipercaya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bengkulu. Sementara itu, Kombes Pol Max Mariners yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Pangkal Pinang, kini beralih menjadi peneliti di Puslitbang Polri.
Artikel Terkait
Persib Bandung Kembali Diperkuat Bojan Hodak dan Dua Pemain Asing, tetapi Marc Klok Absen di Laga Pamungkas
YouTube Uji Coba Fitur Ask YouTube, Pencarian Video Berbasis AI untuk Jawaban Langsung
Indonesia Pamerkan Budaya di Pameran Pariwisata Internasional Aljazair
Empat Prajurit TNI Dituntut dalam Sidang Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS