Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan peserta aksi damai di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), sesaat setelah menghadiri rapat paripurna di kompleks parlemen tersebut. Dalam rapat itu, kepala negara menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Usai agenda kenegaraan, Prabowo meninggalkan kompleks parlemen saat aksi masih berlangsung. Dari mobil dinasnya, ia muncul melalui sunroof dan melambaikan tangan kepada massa yang memadati kawasan depan gedung. Momen itu sontak menyedot perhatian ribuan peserta yang antusias membalas sapaan presiden.
Aksi damai tersebut digelar oleh Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah dilaporkan hadir, terdiri dari petani, pedagang pasar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), nelayan, serta elemen masyarakat lainnya. Mereka membawa spanduk dan menyuarakan aspirasi terkait penguatan ekonomi kerakyatan.
Para demonstran menilai kebijakan ekonomi nasional perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat kecil untuk berkembang. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berpihak pada rakyat kecil, termasuk petani, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku UMKM.
Artikel Terkait
Kebakaran Hebat Landa Kantor Bupati Bulungan, Sejumlah Ruangan Ludes
PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso Soal Kepengurusan SOKSI Kubu Misbakhun
Pemerintah Gunakan Jalur Diplomasi dan Mekanisme PBB untuk Lindungi WNI yang Ditahan Israel
Kejari Serang Bongkar Pungli di BPN Kota Serang, Enam Pejabat Jadi Tersangka