Penyelidikan kebakaran hebat yang melanda Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, kini memasuki babak baru. Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) memastikan akan melibatkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jawa Timur dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini diambil guna mengungkap secara pasti penyebab api yang menghanguskan sebagian gedung pemerintahan tersebut.
Kapolda Kaltara, Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Kamis siang. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa olah TKP secara menyeluruh menjadi prioritas utama sebelum menarik kesimpulan apa pun. “Pagi hari ini kita telah melakukan persiapan olah TKP yang nanti akan dibantu oleh Tim Labfor Jawa Timur untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujarnya.
Keterlibatan Puslabfor Polda Jatim, menurut Djati, bukan tanpa alasan. Pihaknya menginginkan hasil pemeriksaan di lapangan yang profesional dan akurat, sehingga proses penyelidikan dapat berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hingga saat ini, pemicu utama kobaran api yang terjadi pada Rabu malam itu masih belum dapat dipastikan.
Di sisi lain, belum ada angka pasti mengenai besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut. Pemerintah Kabupaten Bulungan hingga kini belum memberikan keterangan rinci terkait total kerusakan yang dialami. Meski demikian, satu hal yang patut disyukuri, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun sejumlah fasilitas di kantor bupati dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Artikel Terkait
BSI Targetkan Pembiayaan Perumahan Tembus Rp1,2 Triliun, Pemerintah Hapus BPHTB untuk Rumah Subsidi
Wamendagri Bima Arya: City Branding dan Ekosistem Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata Daerah
KNKT: Masinis Argo Bromo Anggrek Mulai Rem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL, Namun Tak Maksimal
Mister Aladin dan DBS Hadirkan Diskon Liburan hingga Rp300.000