Penantian panjang Arsenal FC selama lebih dari dua dekade akhirnya terbayar lunas. Klub asal London Utara itu resmi menjuarai Premier League musim 2025/2026, sekaligus mengukir sejumlah rekor baru. Salah satu catatan paling bersejarah lahir dari tangan dingin sang pelatih, Mikel Arteta, yang kini menjadi mantan pemain Premier League pertama yang berhasil memenangi kompetisi kasta tertinggi Inggris sebagai manajer.
Kepastian gelar juara diraih Arsenal setelah Manchester City ditahan imbang AFC Bournemouth dengan skor 1-1 pada Rabu, 20 Mei 2026, dini hari WIB. Hasil itu membuat tim asuhan Pep Guardiola tertinggal empat poin dari Arsenal dan mustahil mengejar di pekan terakhir musim ini. Arsenal pun mengakhiri puasa gelar liga sejak musim 2003/2004, era ketika mereka dikenal sebagai “The Invincibles” karena tidak terkalahkan sepanjang musim.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Mikel Arteta. Mantan gelandang Arsenal yang membela klub tersebut pada periode 2011 hingga 2016 itu mulai menangani tim pada Desember 2019. Perjalanannya tidak selalu mulus. Dalam tiga musim terakhir, Arsenal selalu gagal di momen-momen krusial dan harus puas finis sebagai runner-up. Namun musim ini, Arteta berhasil menyempurnakan proyek jangka panjangnya dengan membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen.
Di sisi lain, seorang wonderkid Arsenal, Max Dowman, juga mencuri perhatian lewat rekor fantastis. Pemain berusia 16 tahun itu resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjuarai Premier League. Ia memecahkan rekor sebelumnya milik Phil Foden, yang meraih gelar bersama Manchester City pada usia 17 tahun 350 hari di musim 2017/2018. Dowman dipastikan mengangkat trofi saat usianya baru 16 tahun 144 hari pada pekan terakhir musim ini.
Hebatnya lagi, Dowman dua bulan lalu juga sempat mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League. Karena telah tampil lebih dari lima pertandingan musim ini, ia dipastikan mendapatkan medali juara resmi dari Arsenal.
Kesuksesan Arsenal musim ini lahir dari performa kolektif yang solid di semua lini. Penyerang anyar Viktor Gyökeres langsung tampil tajam dan menjadi top skor tim setelah direkrut pada awal musim. Kontribusi besar juga datang dari pemain-pemain kunci seperti Bukayo Saka, Eberechi Eze, Leandro Trossard, Declan Rice, Martin Ødegaard, dan Mikel Merino. Di lini pertahanan, kiper David Raya kembali tampil impresif dengan meraih Golden Glove untuk musim ketiga beruntun. Duet Gabriel Magalhães dan William Saliba menjadi tembok kokoh yang mengantar Arsenal memiliki pertahanan terbaik musim ini.
Terakhir kali Arsenal menjadi juara Liga Inggris terjadi pada musim 2003/2004 lewat skuad legendaris “The Invincibles”. Kala itu, Patrick Vieira mengangkat trofi sebagai kapten bersama deretan bintang seperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp, Ashley Cole, dan Sol Campbell. Musim tersebut sangat ikonik karena Arsenal berhasil menjuarai liga tanpa sekali pun menelan kekalahan sepanjang musim. Kini, lebih dari dua dekade kemudian, Arsenal akhirnya kembali merasakan manisnya menjadi raja Inggris.
Dengan tambahan satu gelar ini, Arsenal kini mengoleksi empat trofi Premier League, menyamai catatan Liverpool FC. Sementara itu, Manchester United masih memuncaki daftar klub tersukses dengan 13 gelar, disusul Manchester City dengan delapan gelar, Chelsea FC dengan lima gelar, serta Liverpool dan Arsenal masing-masing dua dan empat gelar.
Artikel Terkait
Widodo Cahyono Putro Resmi Latih PSIS, Isyaratkan Reuni dengan Arhan dan Dewangga demi Target Promosi
Bruno Tubarao Pulang ke Brasil, Isyaratkan Hengkang dari Persija Jakarta
Rodri Incar Real Madrid Usai Era Guardiola Berakhir di City
I.League Umumkan Nominasi Pemain Terbaik Super League 2025/2026, Beckham Putra Jadi Satu-satunya Lokal di Kategori Elite