Gelandang andalan Manchester City, Rodri, dikabarkan sangat menginginkan kepindahan ke Real Madrid menyusul berakhirnya era Pep Guardiola di Stadion Etihad. Pemain internasional Spanyol itu telah lama menjadi target utama Los Blancos, dan perubahan lanskap di Manchester akhirnya membuka pintu yang sebelumnya tampak tertutup rapat.
Guardiola akan mengakhiri masa jabatannya di City musim panas ini setelah satu dekade dominasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah ini secara fundamental mengubah masa depan sejumlah pemain kunci yang secara intrinsik terikat dengan proyek sang manajer. Bagi Rodri, Guardiola adalah mentor yang mengubahnya menjadi gelandang bertahan terbaik di dunia. Dengan kepergian manajernya, ikatan emosional dan profesional yang selama ini menahannya di Liga Premier melemah secara signifikan, membuka jalan baginya untuk kembali ke tanah kelahirannya.
Real Madrid tidak pernah menyembunyikan kekaguman mereka terhadap pemain berusia 29 tahun itu. Sejak pensiunnya Toni Kroos, kebutuhan akan pemain yang mampu mengatur tempo dari lini belakang menjadi prioritas utama di Bernabeu. Hierarki klub percaya Rodri adalah solusi sempurna untuk memberikan keseimbangan yang terkadang kurang dalam skuad bertabur bintang mereka.
Sementara itu, waktu yang tepat bertepatan dengan perubahan manajerial besar di ibu kota Spanyol. Jose Mourinho dilaporkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk menjadi manajer Real Madrid berikutnya, dan klub tengah mempersiapkan upaya perekrutan yang agresif. Menurut laporan media Spanyol, Rodri dipandang sebagai rekrutan prioritas untuk menjadi jangkar babak selanjutnya dalam sejarah klub.
Di sisi lain, meskipun Rodri “sangat ingin” kembali ke Spanyol, membajaknya dari Manchester tetap merupakan tugas yang berat. Ia masih terikat kontrak hingga 2027, dan City terkenal sebagai negosiator yang tangguh. Kehilangan jangkar taktis mereka bersamaan dengan manajer legendaris adalah skenario yang akan dihindari oleh juara Inggris tersebut, terutama mengingat betapa sulitnya tim selama absennya Rodri akibat cedera musim lalu.
Namun, kualitas fisik dan teknis Rodri yang luar biasa membuatnya layak diperjuangkan oleh Madrid. Dengan tinggi lebih dari 1,90 meter, ia menawarkan perpaduan unik antara kehadiran fisik dan keanggunan dalam bermain. Ia adalah ahli dalam mengatur permainan, mengetahui persis kapan harus mempercepat serangan dan kapan harus memberikan tekanan, menjadikannya penerus ideal untuk trio lini tengah ikonik Kroos, Luka Modric, dan Casemiro.
Artikel Terkait
Widodo Cahyono Putro Resmi Latih PSIS, Isyaratkan Reuni dengan Arhan dan Dewangga demi Target Promosi
Bruno Tubarao Pulang ke Brasil, Isyaratkan Hengkang dari Persija Jakarta
Arsenal Akhirnya Juara Premier League Setelah 22 Tahun, Arteta Ukir Sejarah sebagai Mantan Pemain Pertama yang Jadi Manajer Juara
I.League Umumkan Nominasi Pemain Terbaik Super League 2025/2026, Beckham Putra Jadi Satu-satunya Lokal di Kategori Elite