Kebakaran di Jalan Cempaka Raya Jakarta Timur Hanguskan Lima Rumah, Listrik Padam Total

- Rabu, 20 Mei 2026 | 19:05 WIB
Kebakaran di Jalan Cempaka Raya Jakarta Timur Hanguskan Lima Rumah, Listrik Padam Total

Api melalap sejumlah rumah di kawasan Jalan Cempaka Raya, Jakarta Timur, pada Rabu sore. Peristiwa itu tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga menyebabkan pemadaman listrik total yang membuat lingkungan sekitar diliputi kegelapan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 18.00 WIB, sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Dua unit ambulans juga terlihat bersiaga di lokasi kejadian. Puluhan personel pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang sesekali masih menyembul, meskipun langsung segera dilumpuhkan.

Warga tampak memadati sepanjang Jalan Cempaka IV menyaksikan proses pemadaman. Sekitar lima rumah dilaporkan menjadi objek yang terdampak. Reruntuhan kayu dan perabotan rumah tangga berserakan memenuhi badan jalan, menjadi saksi bisu keganasan api yang melumat isi rumah.

Sementara itu, petugas terlihat naik ke tiang listrik untuk menangani dugaan korsleting yang diduga menjadi pemicu kebakaran. Kondisi ini menyebabkan kawasan Jalan Cempaka Raya gelap gulita karena aliran listrik terputus total. Hingga pukul 18.30 WIB, petugas dari pemadam kebakaran dan PLN masih bekerja keras memadamkan sisa api serta memperbaiki jaringan listrik yang rusak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Warga disebut langsung menyelamatkan diri begitu api mulai membesar.

"Nggak ada korban jiwa, warga langsung keluar pas kebakaran," ujar salah seorang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang ditemui di lokasi.

Informasi mengenai kebakaran ini pertama kali diunggah oleh akun media sosial TMC Polda Metro Jaya. Api dilaporkan mulai berkobar pada pukul 17.18 WIB. Dari kejauhan, kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi. Lokasi persis kejadian berada di Cipinang Cempedak Raya Nomor 25, RT 7 RW 6, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar