Persaingan menuju penghargaan individu Super League 2025/2026 resmi memanas setelah operator kompetisi, I.League, merilis daftar nominasi pemain terbaik, pemain muda terbaik, kiper terbaik, hingga pelatih terbaik pada Rabu (20/5). Dari sekian banyak nama yang masuk dalam daftar, perhatian publik tertuju pada gelandang muda Beckham Putra yang menjadi satu-satunya pemain lokal dalam kategori pemain terbaik.
Pemilik nomor punggung Persib Bandung itu harus bersaing dengan empat pemain asing yang tampil konsisten sepanjang musim. Mereka adalah Mariano Peralta dan Juan Villa dari Borneo FC Samarinda, Federico Barba dari Persib Bandung, serta Allano Lima milik Persija Jakarta. Nama Mariano Peralta disebut-sebut sebagai kandidat terkuat peraih penghargaan pemain terbaik musim ini. Pemain asal Argentina tersebut mencatatkan performa gemilang bersama Borneo FC dengan torehan 18 gol dan 13 assist sepanjang musim. Meskipun demikian, Beckham Putra tetap menjadi sorotan karena mampu tampil konsisten dan memberikan pengaruh besar dalam permainan Persib Bandung hingga timnya bersaing di jalur juara.
Di sisi lain, persaingan penghargaan pemain muda terbaik juga menarik perhatian. Tiga nama yang masuk nominasi adalah Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta, Rivaldo Pakpahan milik Borneo FC, serta Cahya Supriyadi dari PSIM Yogyakarta. Menariknya, Cahya Supriyadi bahkan masuk dalam dua kategori sekaligus karena juga bersaing dalam nominasi kiper terbaik musim ini.
Untuk kategori penjaga gawang terbaik, tiga nama yang dipilih operator kompetisi adalah Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Cahya Supriyadi dari PSIM Yogyakarta, serta Igor Rodrigues milik Persita Tangerang. Ketiganya dinilai tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi sosok penting di bawah mistar gawang tim masing-masing.
Sementara itu, kategori pelatih terbaik menghadirkan duel sengit antara pelatih papan atas Super League musim ini. Tiga nama yang masuk nominasi ialah Fabio Lefundes dari Borneo FC, Bojan Hodak milik Persib Bandung, serta Paul Munster dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ketiga pelatih tersebut dinilai sukses membawa timnya tampil kompetitif hingga pekan terakhir kompetisi.
Di kategori gol terbaik, operator kompetisi memilih tiga gol spektakuler yang dinilai paling berkesan sepanjang musim. Gol tersebut masing-masing dicetak oleh Hokky Caraka saat membela Persita Tangerang melawan Persik Kediri pada pekan ke-15, kemudian gol Rendy Sanjaya bersama Madura United saat menghadapi Persik Kediri di pekan ke-27, serta gol Muhammad Iqbal dalam laga PSIM Yogyakarta kontra Madura United pada pekan ke-33.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan kompetisi musim ini berjalan sangat kompetitif hingga pekan terakhir.
“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten,” kata Ferry.
“Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujarnya dalam rilis resmi operator kompetisi, Rabu (20/5).
Ferry juga menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berdasarkan statistik semata. “Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi. Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik,” katanya.
Artikel Terkait
Bruno Tubarao Pulang ke Brasil, Isyaratkan Hengkang dari Persija Jakarta
Rodri Incar Real Madrid Usai Era Guardiola Berakhir di City
Arsenal Akhirnya Juara Premier League Setelah 22 Tahun, Arteta Ukir Sejarah sebagai Mantan Pemain Pertama yang Jadi Manajer Juara
Real Madrid Incar Diogo Dalot sebagai Pengganti Jangka Panjang Dani Carvajal