Kita memang tak makan dollar.
Betul. Tapi coba lihat, kalau nilai tukar rupiah sudah mulai ngamuk dan benar-benar lepas kendali, dampaknya bisa bikin negara limbung. Kita punya sejarah kelam soal ini. Indonesia pernah mengalaminya.
Dan waktu krisis moneter 1998 melanda, yang berujung pada Reformasi dan lengsernya Presiden Soeharto, Prabowo Subianto memilih pergi ke Yordania.
Nah, sekarang ini rupiah lagi melemah. Perlahan tapi pasti, harganya terus merosot dalam beberapa pekan terakhir. Situasinya bikin was-was.
Makanya, menurut saya, isu nepotisme di Bank Indonesia ini jangan dianggap sepele. Jangan main-main. Lebih baik fokus saja mengurus proyek-proyek besar yang sudah digaungkan, seperti MBG dan IKN. Atau urus saja semua pernyataan dan wacana yang selama ini sudah dilontarkan.
Artikel Terkait
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi