Menu makan bergizi gratis di SMA Negeri 2 Pamekasan tiba-tiba jadi sorotan. Viral di media sosial, menu yang seharusnya menyehatkan itu malah menampilkan ikan lele dalam keadaan mentah. Yahya Zaini, Wakil Ketua Komisi IX DPR, langsung angkat bicara.
Ia mendesak Badan Gizi Nasional untuk segera turun tangan. "Saya minta BGN melakukan evaluasi menyeluruh," tegasnya pada Rabu (11/3/2026).
Baginya, ini soal prinsip. Makanan yang dikirim ke sekolah harus benar-benar memenuhi standar gizi dan, yang paling penting, aman untuk dikonsumsi anak-anak.
Yahya tak main-main. Legislator dari Golkar ini juga menuntut sanksi tegas. "Saya minta BGN memberi sanksi berupa pemberhentian sementara terhadap dapur terkait," ujarnya lagi.
Menurutnya, kasus ini membuka celah. Terutama soal pengawasan BGN terhadap pelaksanaan program MBG selama bulan puasa. Ia berharap kejadian memalukan ini tidak terulang di masa depan.
"Standarnya makanan kering, bukan makanan mentah," ingat Yahya. Ia punya poin lain yang tak kalah penting.
Ia mempertanyakan tanggung jawab perwakilan BGN di lapangan. "BGN juga harus tegas memberikan peringatan kepada kepala SPPI," katanya. Posisi itu, dalam pandangannya, merupakan ujung tombak yang bertanggung jawab langsung atas operasional dan kualitas makanan.
"Saya belum mendengar ada kepala SPPI yang diberikan sanksi oleh BGN," sambungnya, menyiratkan ketidakpuasan. Bagaimanapun, kepala SPPI adalah kepanjangan tangan langsung BGN di lapangan.
Singkatnya, insiden lele mentah ini bukan sekadar kesalahan dapur. Bagi Yahya Zaini, ini adalah alarm. Alarm yang menandakan ada yang perlu dibenahi secara serius dalam sistem pengawasan program makan bergizi gratis tersebut.
Artikel Terkait
Plt Sekjen MPR Kagumi Wawasan Kebangsaan Peserta LCC Empat Pilar di Riau
Mahfud MD Bantah Pernyataan Saiful Mujani Layak Diproses Hukum, Berseberangan dengan Menteri HAM
Polisi Selidiki Video Viral Pengeroyokan Pria Diduga Preman di Stasiun Bogor
Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Kemendagri Berkat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting