Paris Saint-Germain membuka babak 16 besar Liga Champions dengan cara yang spektakuler. Di hadapan pendukungnya di Parc des Princes, Kamis dini hari tadi, mereka menghajar Chelsea dengan skor telak 5-2. Laga yang diwarnai tujuh gol ini benar-benar jadi tontonan yang tak terlupakan.
Bradley Barcola dan Kvicha Kvaratskhelia, dua nama itulah yang paling bersinar malam itu. PSG langsung menancapkan dominasi sejak awal. Barcola, yang tampil percaya diri, sudah membuka keunggulan di menit ke-10. Ia menyelesaikan sebuah kerja sama tim yang apik, mengoyak pertahanan Chelsea yang tampak kaget.
Gelombang serangan tuan rumah terus datang. Ousmane Dembele nyaris menggandakan angka lima menit kemudian, sayang tembakannya masih bisa ditepis kiper Filip Jorgensen. Barcola sendiri punya peluang lagi di menit ke-25, tapi belum berhasil.
Namun begitu, Chelsea bukan tim yang bisa diremehkan. Mereka bangkit dan menyamakan kedudukan di menit ke-28. Malo Gusto, dengan run yang cerdik, menerima umpan Enzo Fernandez dan sukses menembus pertahanan PSG. Skor 1-1.
Tapi, PSG punya jawabannya. Sebelum turun minum, Dembele menunjukkan aksi individu briliannya. Dia mengacak-acak lini belakang Chelsea yang kewalahan dan akhirnya mencetak gol, mengembalikan keunggulan PSG menjadi 2-1. Stadion pun meledak.
Babak kedua dimulai dengan kejutan. Chelsea merespons dengan cepat, tepatnya di menit ke-57. Enzo Fernandez, si pengumpul tadi, kini jadi pencetak gol. Ia memanfaatkan kesalahan fatal PSG saat mereka coba membangun serangan dari belakang. Skor kembali imbang, 2-2. Pertandingan semakin panas.
Di sisi lain, momentum ternyata tidak bertahan lama di kubu The Blues. PSG segera mengambil alih kendali. Vitinha-lah yang jadi pahlawan sesaat, memanfaatkan blunder kiper Jorgensen untuk membawa PSG unggul lagi, 3-2. Kesalahan itu seperti mengubah alur permainan.
Chelsea sempat berharap. Di menit ke-80, Joao Pedro berhasil menceploskan bola ke gawang. Sorak suporter mereka langsung meredup ketika bendera offside berkibar. Nasib serupa dialami Lee Kang In di menit akhir; golnya juga dianulir dengan alasan yang sama.
Memasuki sepuluh menit terakhir, PSG memastikan kemenangan. Kvaratskhelia, yang permainannya makin menggila, melepaskan tembakan keras yang tak lagi bisa dihalau Jorgensen. 4-2. Dan di injury time, sang pemain lagi-lagi yang menutup pesta. Ia menyambut umpan matang Achraf Hakimi dan menuntaskan pertandingan dengan angka 5-2.
Kemenangan meyakinkan ini memberi PSG modal besar untuk leg kedua di Stamford Bridge. Lebih dari itu, mereka mengirim pesan keras kepada semua pesaing: sang juara bertahan masih sangat berbahaya dan siap mempertahankan mahkotanya.
Artikel Terkait
Para Ketua IKA Dorong Alumni Unhas Berpartisipasi di Mubes 1-3 Mei 2026 di Makassar
Biota Wisata Luncurkan Program Umroh Rp2,5 Juta di Awal, Targetkan 10.000 Jemaah
Geng Motor Serbu Aspol Tello Makassar, Satu Pelaku Diamankan Warga dan Jadi Sasaran Main Hakim Sendiri
Laksamana Sukardi Sebut Kriminalisasi Kebijakan Publik Ancam Legitimasi Hukum