Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara

- Kamis, 12 Maret 2026 | 08:00 WIB
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara

Suasana tegang kembali menyelimuti perbatasan Israel-Lebanon. Pemicunya? Militer Israel baru saja melancarkan serangkaian serangan yang cukup besar, yang menurut mereka menargetkan basis-basis kelompok Hizbullah di Lebanon.

Kejadiannya berlangsung Rabu lalu, tanggal 11 Maret 2026. Operasi ini digadang-gadang sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Sasaran utamanya adalah kawasan Dahiyeh, di pinggiran selatan Beirut. Daerah itu memang sudah lama dikenal sebagai kantong kekuatan Hizbullah.

Menurut pernyataan resmi dari pihak Israel, serangan ini bertujuan untuk melumpuhkan infrastruktur militer milik kelompok tersebut. Mereka meyakini Hizbullah kelompok bersenjata yang didukung Iran itu menyimpan aset-aset strategis di sana.

Namun begitu, reaksi dari Hizbullah datang dengan cepat dan keras.

Mereka langsung membalas dengan menembakkan puluhan roket ke wilayah utara Israel.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis tak lama setelah serangan Israel, Hizbullah menyebut aksi mereka ini sebagai respons langsung. Mereka menuding Israel telah menyerang berbagai kota dan desa di Lebanon, termasuk kawasan selatan Beirut tadi. Roket-roket yang diluncurkan ke Israel utara, kata mereka, adalah bagian dari sebuah operasi militer baru yang baru saja mereka umumkan.

Insiden saling serang ini, sayangnya, bukanlah hal baru. Ia menambah panjang catatan eskalasi konflik antara kedua pihak yang memang sudah memanas belakangan ini.

Lalu, siapa sebenarnya Hizbullah ini?

Kelompok ini adalah organisasi politik dan paramiliter beraliran Syiah yang berpusat di Lebanon. Didirikan pada 1982, mereka mendapat sokongan kuat dari Iran. Dalam pergaulan internasional, Hizbullah sering disebut sebagai salah satu aktor non-negara yang paling kuat di dunia.

Mereka punya misi jelas: menentang pengaruh Barat dan Israel. Selain memiliki persenjataan yang cukup besar dan canggih, kelompok ini juga aktif berkecimpung dalam ranah politik dan kegiatan sosial di Lebanon. Pengaruhnya sangat nyata.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar