Bernabeu bergemuruh. Kamis dini hari (12/3/2026) itu, Real Madrid tak cuma menang. Mereka memberikan pernyataan keras di Liga Champions, menekuk Manchester City dengan skor telak 3-0 di babak 16 besar. Dan nama yang terus disebut adalah Federico Valverde.
Pemain Uruguay itu benar-benar tak terbendung, mencetak tiga gol sekaligus mengukuhkan dominasi Los Blancos di laga pertama ini.
Pertandingan langsung panas sejak wasit memberi tanda mulai. Kedua tim saling serang, intensitasnya tinggi. City bahkan sempat unggul peluang lebih dulu leupat Antoine Semenyo di menit keenam. Tapi Madrid tak butuh waktu lama untuk membalas. Hanya dua menit berselang, Brahim Diaz menyamakan kedudukan. Laga pun berubah.
Momentum sepenuhnya berpindah ke kaki tim tuan rumah sekitar menit ke-20. Sebuah umpan panjang dari kiper Thibaut Courtois melayang ke depan. Valverde menyambutnya dengan sentuhan pertama yang luar biasa, melewati Nico O'Reilly dengan mudah, sebelum dengan tenang menempatkan bola ke gawang kosong yang ditinggalkan Gianluigi Donnarumma. Gol pertama.
Rupanya dia belum puas. Delapan menit kemudian, Valverde menggandakan keunggulan. Kontrol bola apik diikuti finish presisi lagi-lagi membuat Donnarumma hanya bisa menatap. Stadion semakin gaduh.
Dan tepat sebelum turun minum, sang bintang menyempurnakan malamnya. Brahim Diaz memberikan umpan matang, dan Valverde menuntaskannya dengan sentuhan jarak dekat yang sempurna. Hattrick! Babak pertama berakhir 3-0 untuk Madrid. Suasana di Bernabeu seperti karnaval.
Memasuki babak kedua, Madrid tetap ingin menambah gol. Brahim Diaz mendapat peluang emas, tapi kali ini Donnarumma berhasil menepis. City, yang tentu saja tak mau menyerah, mencoba bangkit dan menekan. Upaya mereka sempat membuahkan peluang ketika Vinicius Jr. dilanggar di kotak penalti menit ke-56.
Sayangnya, eksekusi penalti sang bintang Brasil itu bisa diblok dengan bagus oleh Donnarumma. Skor tetap bertahan.
Meski gagal dari titik putih, ancaman Madrid tak surut. Arda Guler dan Vinicius terus mengusik. Di sisi lain, City juga punya momen. Nico O'Reilly memanfaatkan kelengahan bek muda Thiago Pitarch di menit 75, namun Courtois dengan penyelamatan pentingnya menjaga gawang tetap bersih.
Tak ada gol lagi setelahnya. Peluit panjang pun berbunyi, mengukuhkan kemenangan mutlak Madrid 3-0.
Kemenangan ini tentu jadi modal psikologis yang besar. Mereka membawa keunggulan tiga gol tanpa kebobolan ke Etihad Stadium untuk leg kedua. Peluang untuk melangkah ke perempat final kini terbuka sangat lebar. Malam ini, sepenuhnya milik Federico Valverde dan Real Madrid.
Artikel Terkait
Muscab PPP Bone Sepakat Dukung Khairul Amran Pimpin Kembali Partai
Guru SMP di Indramayu Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Kabur Masuk DPO
Trump dan Melania Dievakuasi Darurat Usai Penembakan di Acara Makan Malam Wartawan Gedung Putih
Basarnas Cari Perempuan 51 Tahun Hilang di Hutan Battang Barat Palopo