Keenam, telah menyalahi misi berdirinya PTIQ yaitu mencetak sarjana yang hafiz, yang memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an, serta mendakwahkan dan memperjuangkan pengamalannya dalam masyarakat, bangsa dan negara bilhikmati wal mauizhatil hasanah (dengan hikmat dan pelajaran yang baik). ”Bukan berkolaborasi dengan musuh Islam,” tegas Musni.
Sumber: satuindonesia
Artikel Terkait
Bobotoh Kepincut Kapten Persija, Rizky Ridho Jadi Rebutan Jelang Duel Klasik
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang