Shell dan Pertamina Naikkan Harga BBM, Stok Shell di Jakarta Habis

- Minggu, 01 Maret 2026 | 10:45 WIB
Shell dan Pertamina Naikkan Harga BBM, Stok Shell di Jakarta Habis

Kelangkaan stok bahan bakar minyak di sejumlah SPBU Shell ternyata beriringan dengan kenaikan harga. Mulai 1 Maret kemarin, harga Shell Super, misalnya, sudah melesat ke Rp12.390 per liter. Padahal, bulan sebelumnya masih Rp12.050.

Informasi ini saya dapatkan dari laman resmi Shell Indonesia, Minggu lalu. Yang menarik, stok Shell Super saat ini cuma bisa ditemukan di Jawa Timur. Sementara untuk wilayah Jakarta, situasinya lebih parah. Catatan hingga 28 Februari 2026 menunjukkan SPBU-SPBU Shell di ibu kota sudah kehabisan BBM sama sekali.

Karena kondisi stok yang seret itu, manajemen Shell hanya memperbarui harga untuk dua produk. Selain Shell Super, hanya Shell V-Power Diesel yang harganya diubah. Untuk Shell V-Power dan Shell V-Power Nitro , harganya belum diperbarui. Entah kenapa.

Nah, untuk Shell V-Power Diesel, kenaikannya cukup signifikan. Harganya naik Rp1.020 per liter, dari Rp13.600 menjadi Rp14.620. Berlaku juga mulai 1 Maret.

Namun begitu, Shell bukan satu-satunya yang menaikkan harga. PT Pertamina (Persero) juga mengumumkan pembaruan harga untuk beberapa wilayah tertentu, efektif tanggal yang sama.

Di kawasan Jabodetabek, Pertamax (RON 92) naik jadi Rp12.300 dari sebelumnya Rp11.800. Pertamax Green (RON 95) menyusul, naik ke Rp12.900 dari Rp12.450 di Januari lalu. Pertamax Turbo (RON 98) juga ikut-ikutan, sekarang dijual Rp13.100 per liter.

Tak ketinggalan, seri Pertamina Dex ikut merasakan kenaikan. Dexlite (CN 51) naik jadi Rp14.200, sementara Pertamina Dex (CN 53) melambung ke Rp14.500 per liter.

Di tengah semua kenaikan ini, masih ada kabar baik. BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite dan Biosolar harganya tetap. Masih Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Setidaknya itu bisa sedikit meringankan beban.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar