Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan

- Minggu, 01 Maret 2026 | 12:10 WIB
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan

Iran akhirnya membalas. Targetnya adalah negara-negara Arab di kawasan yang diketahui menjadi tempat kedudukan pasukan Amerika Serikat. Serangan itu bahkan sampai ke Dubai, kota megah di Uni Emirat Arab yang jarang tersentuh konflik langsung.

Sejak Sabtu lalu, otoritas UEA dikabarkan sudah berhasil mencegat beberapa drone yang datang dari Iran. Kabar ini dilaporkan oleh Gulf News dan ABC Australia, mengutip pernyataan resmi dari Dubai Media Office. Meski berhasil dicegat, serpihan-serpihan dari drone tersebut jatuh dan menimbulkan kerusakan di beberapa titik.

Yang cukup mengejutkan, Bandara Internasional Dubai (DXB) ikut terdampak. Padahal, bandara ini adalah salah satu yang tersibuk di dunia.

Melalui akun X-nya, Dubai Media Office mengonfirmasi kejadian tersebut. Mereka menyebutkan sebuah ruang tunggu di bandara mengalami kerusakan ringan.

"Dubai Airports mengkonfirmasi bahwa sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan dalam sebuah insiden yang dengan cepat dapat diatasi,"

Insiden ini tak berlangsung tanpa korban. Empat orang staf bandara dilaporkan mengalami cedera dan langsung mendapat pertolongan medis. Cukup cepat, pihak berwenang mengosongkan sebagian besar area terminal. Rupanya, rencana darurat sudah disiapkan untuk skenario seperti ini.

"Empat staf mengalami cedera dan segera mendapatkan perawatan medis. Karena rencana darurat yang telah disiapkan, sebagian besar terminal telah dikosongkan dari penumpang sebelumnya. Informasi lebih lanjut akan diberikan seiring tersedianya data,"

Suasana mencekam pasti sempat tercipta di bandara yang biasanya ramai itu. Namun begitu, operasi kini sudah berangsur normal. Otoritas Dubai masih terus memantau dan mengumpulkan data untuk penanganan lebih lanjut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar