43 WNI di Afghanistan Dinyatakan Aman Meski Konflik dengan Pakistan Memanas

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:30 WIB
43 WNI di Afghanistan Dinyatakan Aman Meski Konflik dengan Pakistan Memanas

JAKARTA – Kabar baik datang dari Afghanistan yang sedang dilanda konflik. Puluhan Warga Negara Indonesia yang berada di sana dilaporkan dalam keadaan aman. Ini tentu menjadi angin segar di tengah memanasnya perang terbuka antara Afghanistan dan Pakistan.

Menurut Heni Hamidah, Plt Direktur Jenderal Perlindungan WNI Kemlu RI, total ada 43 WNI di negara tersebut. Lima belas di antaranya adalah keluarga besar dari staf KBRI Kabul.

"Seluruh WNI di Afghanistan dilaporkan dalam kondisi aman," tegas Heni kepada para wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Dia menambahkan, "Mengingat WNI di KBRI Kabul tentunya bukan targeted parties ya dari konflik ini."

Namun begitu, situasi tetap tak bisa dianggap enteng. KBRI Kabul sudah mengeluarkan imbauan resmi. WNI diminta untuk terus waspada dan membatasi aktivitas di luar rumah.

"Dan membatasi perjalanan di luar domisili," jelas Heni, "serta menghindari instalasi pemerintahan dan pusat keramaian. Juga penting untuk tetap menjalin komunikasi dengan KBRI."

Konflik sendiri semakin panas. Serangan terbaru dilancarkan militer Afghanistan sepanjang perbatasan dengan Pakistan pada Jumat malam (27/2/2026).

Stasiun TV Ariana News, mengutip sumber keamanan, melaporkan serangan itu menyasar pos-pos militer Pakistan di Provinsi Khost. Juru bicara pemerintah setempat, Mustaghfer Gurbaz, mengonfirmasi hal serupa.

Menurut Gurbaz, serangan balasan memang sudah dimulai. Sasaran utamanya adalah posisi rezim militer Pakistan di Distrik Zazi Maidan, Ali Shir, dan Terezi semuanya terletak di sepanjang Garis Durand yang terkenal itu.

Di sisi lain, Angkatan Udara Afghanistan juga tak tinggal diam. Mereka melakukan operasi skala besar dengan menyerang pangkalan militer Pakistan. Aksi ini merupakan respons atas pembombardiran yang dilakukan Pakistan sebelumnya terhadap Ibu Kota Kabul dan dua provinsi lainnya.

Jadi, meski WNI kita aman untuk saat ini, situasi di lapangan masih sangat mencekam dan dinamis.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar