Dua Pemuda Tenggelam di Danau Ranu Betok Probolinggo, Ditemukan Tewas

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20 WIB
Dua Pemuda Tenggelam di Danau Ranu Betok Probolinggo, Ditemukan Tewas

Dua pemuda ditemukan tewas setelah tenggelam di kawasan Danau Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat (5/6/2026). Peristiwa nahas itu terjadi saat mereka sedang bermain air di danau tersebut bersama seorang rekannya.

Kedua korban diketahui berinisial A dan Y. Saat kejadian, mereka bersama seorang teman berada di lokasi pada siang hari. Dua korban kemudian turun ke danau untuk bermain air, sementara rekannya memilih tetap berada di daratan.

Tak lama berselang, kedua korban mendadak tidak terlihat lagi di permukaan air. Menyadari situasi darurat, rekan korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang menerima laporan langsung berdatangan dan melakukan pencarian secara manual di sekitar titik terakhir korban terlihat.

Setelah proses pencarian dan evakuasi, kedua korban berhasil ditemukan dari dalam danau. Namun, saat ditemukan, keduanya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mereka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi nyawa keduanya tidak tertolong.

Kepala Puskesmas Tiris, Agus Nurawan W, membenarkan bahwa kedua korban yang dievakuasi dari kawasan Ranu Betok telah meninggal dunia.

“Iya, kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tiris, IPTU Syamsul Arifin, menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara.

“Masih di TKP dan proses evakuasi bersama anggota. Nanti ya,” ujarnya.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kronologi lengkap kejadian serta penyebab pasti kedua korban tenggelam. Keterangan dari para saksi terus dikumpulkan untuk mengungkap peristiwa tragis tersebut secara tuntas.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar