Banding Leopard Racing Ditolak, Adrian Fernandez Kehilangan Poen Enam Seri, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Moto3

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:30 WIB
Banding Leopard Racing Ditolak, Adrian Fernandez Kehilangan Poen Enam Seri, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Moto3

Banding yang diajukan Leopard Racing atas diskualifikasi pembalapnya, Adrian Fernandez, resmi ditolak oleh FIM MotoGP Steward Panel, sebuah keputusan yang langsung mengubah peta persaingan di kelas Moto3 musim ini.

Hukuman yang dijatuhkan kepada Fernandez terbilang berat. Enam seri balapan pertama musim ini yakni Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya harus dihapus dari catatan poinnya. Pusat permasalahan terletak pada mesin motor yang dikendarai Fernandez. Hasil pemeriksaan teknis pascabalapan di GP Prancis mengungkap adanya modifikasi tanpa izin yang melanggar regulasi teknis Moto3.

Leopard Racing sebelumnya telah berupaya melawan sanksi tersebut melalui jalur banding. Namun, FIM Appeal Steward menyatakan bahwa seluruh permohonan yang diajukan tim asal Jerman itu tidak memiliki dasar yang kuat. “Banding Leopard Racing tidak dapat diterima. Keputusan FIM MotoGP Steward tetap berlaku,” demikian bunyi pernyataan resmi panel banding.

Kronologi sanksi ini bermula dari temuan Direktur Teknis dan laporan dari pabrikan mesin. Segel pada mesin Fernandez ditemukan dalam kondisi tidak sesuai dengan prosedur standar kabel pengaman yang ditetapkan. Verifikasi lebih lanjut menyimpulkan bahwa mesin tersebut diduga telah dibuka tanpa otorisasi resmi. Pelanggaran ini kemudian dikategorikan sebagai pelanggaran serius berdasarkan Pasal 2.6.3.3.13(c) regulasi teknis.

Dampak paling nyata dari keputusan ini terlihat pada papan klasemen. Dengan dihapusnya poin Fernandez dari enam seri awal, posisi ketiga klasemen sementara kini ditempati oleh Veda Ega Pratama. Pembalap asal Indonesia yang membela Honda Team Asia itu naik satu tingkat, menggeser rival-rivalnya dan memberikan tekanan baru bagi para pembalap di posisi teratas.

Meski banding telah ditolak di tingkat FIM, Leopard Racing masih memiliki satu opsi terakhir. Tim tersebut dapat mengajukan banding ke Mahkamah Banding Internasional (CAI) yang berkedudukan di Kanton Vaud, Swiss. Langkah ini menjadi harapan terakhir bagi Fernandez dan timnya untuk mempertahankan poin yang telah hilang.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi seluruh tim yang berlaga di Moto3. Setiap modifikasi teknis, sekecil apa pun, harus benar-benar sesuai dengan koridor regulasi yang telah ditetapkan oleh FIM. Konsekuensi dari pelanggaran teknis terbukti mampu mengubah arah kejuaraan secara drastis.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar