Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkit peran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam mengantarkan Megawati Soekarnoputri menjadi wakil presiden pada 1999. Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia di Taman Fatahilah, kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Pramono mengaku memiliki kedekatan personal dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sejak era gerakan mahasiswa 1998. "Izinkan saya untuk berbicara sebagai orang sahabatnya PKB dari PKB lahir. Yang pertama, saya akan memulai peristiwa di tahun 1999 sampai 2004. Bahkan sebelum itu, saya dengan Cak Imin, dulu masih dipanggil Cak Imin, sekarang sudah Ketum, ketika gerakan mahasiswa 1998, kami berdua sering bersama-sama dalam berbagai forum diskusi yang ada," kata Pramono.
Ia menegaskan, kedekatan itulah yang kemudian berperan penting dalam proses politik saat itu. "Saudara-saudari sekalian, kedekatan yang sangat personal itulah yang kemudian mengantarkan peristiwa Ibu Megawati menjadi Wakil Presiden pada waktu itu," ujarnya.
Pramono menceritakan, saat itu PKB menjadi satu-satunya partai yang mencalonkan Megawati sebagai wapres mendampingi Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). "Pada waktu itu, yang diminta oleh Ibu Megawati, saya dan kemudian dari PKB Mbak Khofifah, karena peristiwanya dengan penuh ketegangan," tambahnya.
"Singkat cerita, Alhamdulillah, Ibu Mega menjadi Wakil Presiden itu yang mencalonkan adalah PKB, 100 persen PKB. Pada waktu itu PDI tidak mengajukan, PKB yang mengajukan," kata Pramono. Ia mengakui banyak pihak yang mungkin belum mengetahui sejarah tersebut.
Di luar itu, Pramono juga memuji perjuangan Cak Imin dalam membesarkan PKB. Ia menyebut perolehan kursi PKB di DPR sempat merosot hingga 28 kursi, namun kini mencapai puncaknya 68 kursi. "Saya termasuk yang mengikuti betapa hebatnya Ketua Umum PKB ini dari tahun 2005 sampai sekarang main roller coaster, naik turun. Pernah tiba-tiba kursinya 28," kata Pramono. "Tetapi beliaulah yang kemudian dengan gigih membangun partai ini. Dan sekarang ini pada puncaknya, 68 kursi. Bahkan lebih tinggi ketika tahun 99, ketika itu 52 kursi kalau tidak salah," pungkasnya.
Artikel Terkait
PKB Ajak Prabowo dan Parpol Ubah 108 UU demi Kedaulatan Ekonomi
Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Dukung Penuh Kemerdekaan Palestina
Partai Perindo Ajak PKB Kolaborasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Akui Lelah Sebelum ke Acara PKB, Semangat Pulih Usai Disambut Kader