Pramono Anung Siapkan Sarana Olahraga untuk Cegah Tawuran Anak Muda

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:31 WIB
Pramono Anung Siapkan Sarana Olahraga untuk Cegah Tawuran Anak Muda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons tawuran warga yang terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/8) hingga sempat menghambat perjalanan KRL. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya dan jajaran penegak hukum untuk menangani persoalan tersebut.

Menurut Pramono, tawuran itu melibatkan dua kelompok anak muda yang dipicu oleh persoalan sepele. "Yang berkaitan dengan tawuran, kami sudah melakukan koordinasi dengan Kapolda dan juga dengan jajaran penegak hukum. Terutama yang di Manggarai sebenarnya yang kemarin terjadi, dua kelompok yang sebenarnya kecil persoalannya karena ketersinggungan dan sebagainya, anak-anak mudanya melakukan tawuran," ujarnya usai menghadiri Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026 di Gedung Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8).

Pramono menilai penanganan tawuran anak muda tidak boleh hanya bersifat sementara. Ia ingin solusi yang dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dalam jangka panjang. Salah satu langkah yang direncanakan adalah membangun sarana olahraga seperti tinju, bulu tangkis, dan futsal agar energi anak muda tersalurkan ke kegiatan positif.

"Yang paling utama dan terutama adalah bagaimana anak-anak muda itu energinya tersalurkan secara lebih baik dan mereka kemudian bisa saling menghormati, berkomunikasi dengan baik," kata Pramono. Ia menambahkan, "Seperti yang saya lakukan di beberapa tempat, nanti termasuk di Manggarai. Kebetulan ada Pak Wali Kota juga, kalau di Timur, kita buatkan sarana-sarana tinju, sarana olahraga, bulu tangkis, dan sebagainya, mini football, futsal, yang ini bisa mengurangi penyaluran energi dari sebagian anak-anak kita."

Pramono berharap langkah ini mampu menyelesaikan masalah tawuran secara mendasar. "Saya meyakini bahwa untuk menyelesaikan itu tidak semata-mata kemudian hanya bersifat jangka pendek. Saya ingin menyelesaikannya lebih mendasar dan berjangka panjang," pungkasnya.

Sebelumnya, tawuran terjadi di dekat jalur kereta api antara Stasiun Manggarai-Pasar Minggu pada Jumat sore. Peristiwa itu sempat mengganggu perjalanan Commuter Line lintas Bogor karena kereta harus menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman. KAI Commuter kemudian memastikan jalur telah diamankan dan perjalanan kembali normal, meski sempat terjadi antrean perjalanan yang diurai. Akibatnya, sejumlah KRL mengalami penyesuaian rute, seperti KA 1393 tujuan Bogor-Jakarta Kota yang hanya sampai Stasiun Universitas Indonesia dan KA 1043 tujuan Bogor-Manggarai yang hanya sampai Stasiun Pasar Minggu Baru.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags