MD Pictures Garap Film 'Filosofi Teras', Sherina Munaf Jadi Bintang Utama
Proyek film terbaru MD Pictures akhirnya resmi diumumkan. Mereka akan mengadaptasi buku laris 'Filosofi Teras' karya Henry Manampiring ke layar lebar. Pengumuman ini dibarengi dengan acara tasyakuran meriah di MD Place Tower, Rabu lalu.
Dalam kesempatan itu, jajaran pemainnya pun diperkenalkan. Sherina Munaf dapat peran utama sebagai Nea. Nah, yang akan jadi pasangannya adalah Ge Pamungkas, berperan sebagai Dio.
Namun begitu, film drama keluarga ini tak cuma mengandalkan dua nama itu. Ada banyak aktor lain yang bakal meramaikan. Beberapa di antaranya adalah Lydia Kandou, Kiki Narendra, sampai Zee Asadel dan Rangga Nattra. Daftarnya masih panjang: Givina, Dinda Kanya Dewi, Dinda Cresheilla, Tubagus Ali, Ina Marika, dan Putri Ayudya juga ikut terlibat.
CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya.
"Hari ini kita syukuran launching Filosofi Teras. Kami siap syuting Jumat nanti," ujarnya. "Kapan tanggal mainnya? I’ll let you know. Mudah-mudahan film ini berkontribusi pada box office Indonesia!"
Buku aslinya sendiri memang fenomenal. Meledak pas pandemi, cetakannya sudah mencapai ke-94 dengan penjualan hampir setengah juta kopi. Isinya mempopulerkan filsafat Stoikisme, khususnya soal dikotomi kendali membedakan hal yang bisa kita kendalikan dan yang tidak.
Lalu, bagaimana ceritanya di film? Ini tentang Nea. Hidupnya berantakan setelah ayahnya meninggal. Dia dapat kabar buruk: rumah keluarga mereka ternyata digadaikan sang ayah dulu. Di pundaknya, Nea harus menanggung utang orang tua, biaya kuliah adik, plus kakaknya yang masih numpang tinggal meski sudah menikah. Semuanya memaksanya bertanya, mana sih yang masih bisa dia kendalikan dalam hidup ini?
Di sisi lain, tanggung jawab mengarahkan kisah ini ada di pundak Affandi Abdul Rachman. Sutradara ini punya pengalaman menggarap adaptasi novel bestseller, yaitu 'Negeri 5 Menara'.
Menurut Affandi, kekuatan cerita 'Filosofi Teras' ada pada karakternya yang sangat relatable.
"Setelah baca skripnya, saya lihat semua karakter di cerita ini merepresentasikan orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan mungkin kita sendiri," katanya. "Diterjemahkan ke dalam sebuah kisah naratif, yang bukan hanya bercerita, tetapi membantu penonton ketika menghadapi masalah: Apa yang harus dilakukan?"
Sepintas Sinopsis
Nea berusia 26 tahun. Setelah ayahnya, Marwan, meninggal, dialah yang jadi tulang punggung. Dia menanggung semuanya: kebutuhan rumah, ibunya Ratih, sampai kuliah adik bungsunya, Runi. Kakaknya, Abi, yang sudah menikah dengan Ayu, pun masih tinggal serumah.
Padahal, rencana pernikahannya dengan Dio sudah di depan mata. Tapi, kenyataan pahit soal rumah yang digadaikan untuk biaya nikah Abi membuat Nea memutuskan menunda pernikahannya. Dia pilih memikul masalah ini sendirian. Sayangnya, masalah baru justru datang silih berganti. Nea pun kewalahan.
Artikel Terkait
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Jadi Modus Kejahatan Siber, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing hingga Ransomware