BURIRAM – Senyum lebar tak bisa disembunyikan Veda Ega Pratama. Pembalap muda Indonesia itu baru saja mengamankan start posisi kelima untuk balapan Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Chang. Hasil kualifikasi yang impresif ini langsung mencuri perhatian. Bukan cuma soal posisi, tapi ekspresi bahagianya mengingatkan banyak orang pada seorang legenda: Marc Marquez.
Penampilan Veda sebenarnya sudah memberi sinyal sejak latihan. Di sesi free practice pertama, ia nangkring di peringkat enam. Lalu, di practice berikutnya, ia bertahan di posisi delapan. Hasil konsisten itu membuatnya lolos langsung ke Q2, melewatkan drama kualifikasi pertama.
Dan di Q2, pemuda 18 tahun itu benar-benar menunjukkan taring. Di tengah persaingan ketat, ia merajut lapisan waktu terbaiknya dan mengunci posisi kelima. Artinya, besok di race utama, ia akan start dari baris kedua grid. Pencapaian yang luar biasa untuk seorang debutan.
Pole position sendiri direbut oleh David Almansa (Intact GP). Posisi kedua dan ketia diraih oleh Alvaro Carpe (Red Bull KTM) dan Adrian Fernandez (Leopard Racing). Tepat di depan Veda, ada Maximo Quiles dari CF Moto Aspar Team.
Namun begitu, fokus banyak orang tertuju pada sang pembalap Honda Team Asia. Usai sesi, wajahnya dipenuhi senyum merekah. Momen itu diabadikan tim dan diunggah ke Instagram, lalu dibagikan ulang oleh Veda di akun pribadinya @veda_54.
Di situlah komentar-komentar warganet mulai berdatangan. Banyak yang langsung terpana dengan kemiripan aura Veda dengan Marc Marquez, sang juara dunia delapan kali yang terkenal selalu ceria di pit lane.
"Kayak Marc Marquez kalau jalan di pit stop selalu tersenyum. Semoga ketularan juara dunianya,"
tulis salah seorang pengguna.
Netizen lain pun ikut menyemangati. Harapan untuk bisa meniru kesuksesan Marquez tentu ada, tapi ada target yang lebih dekat: podium di Buriram besok.
"Besok semoga podium, do'a kami semua bersamamu,"
komentar yang lain.
Veda Ega Pratama memang baru merintis. Tapi start kelima di Thailand ini bukan sekadar angka. Ia membawa secarik harapan dan, yang tak kalah penting, senyum khas yang mengingatkan kita pada seorang maestro. Sekarang, tinggal menunggu aksinya di race hari Minggu.
Artikel Terkait
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Resmi Terbentuk
Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah
AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama
Era Emas Berakhir: Lima Juara Dunia Bulu Tangkis Pensiun di Puncak Karier