Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid di Mesuji Imbas Kemarahan Warga atas Dugaan Asusila Pengasuh

- Senin, 11 Mei 2026 | 23:40 WIB
Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid di Mesuji Imbas Kemarahan Warga atas Dugaan Asusila Pengasuh

Sejumlah bangunan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung, ludes dibakar oleh sekelompok massa pada Sabtu, 9 Mei 2026, dini hari. Aksi anarkis itu diduga dipicu oleh kemarahan warga atas kembalinya pengasuh pondok berinisial MFS yang sebelumnya dituduh melakukan tindakan asusila terhadap santrinya.

Video peristiwa pembakaran tersebut menyebar luas di media sosial dan memperlihatkan kobaran api yang dengan cepat melahap sejumlah bangunan di kompleks pesantren. Tidak hanya membakar, massa yang terpancing emosi juga merusak berbagai fasilitas pondok. Beberapa kaca jendela pecah setelah dilempari batu dan kayu oleh para perusuh.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya, aksi tersebut bermula ketika MFS kembali ke area pondok setelah sebelumnya diusir warga. "Di bulan sebelum puasa beliau berniat mengunjungi anak cucunya di sini, namun dipantau masyarakat tidak balik-balik lagi. Diingatkan, dikasih waktu (untuk pergi) tapi seperti tidak ada reaksi untuk keluar di pondok ini," ujarnya.

Meskipun situasi di sekitar lokasi kini telah kondusif, aparat kepolisian masih berjaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Area pondok pesantren telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kondisi pondok sedang kosong saat kejadian berlangsung.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar