PLN Luncurkan Kampanye Green Future Powered Today, Tukar Poin Naik MRT dan Bus Listrik dengan Voucher Listrik

- Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB
PLN Luncurkan Kampanye Green Future Powered Today, Tukar Poin Naik MRT dan Bus Listrik dengan Voucher Listrik

PT PLN (Persero) resmi meluncurkan kampanye bertajuk Green Future Powered Today, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendukung upaya dekarbonisasi sekaligus mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum berbasis listrik di Jakarta. Program ini hadir sebagai respons terhadap arahan pemerintah yang terus mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih dan efisien dalam mobilitas masyarakat sehari-hari.

Melalui kampanye tersebut, masyarakat yang menggunakan transportasi publik berbasis listrik, seperti MRT dan Bus Listrik Transjakarta, dapat mengumpulkan Eco Journey Points. Poin yang terkumpul nantinya bisa ditukarkan dengan voucher listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Mekanisme ini diharapkan mampu memberikan insentif langsung bagi pengguna sekaligus memperkuat kebiasaan baru dalam bermobilitas.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menjelaskan bahwa pilihan moda transportasi publik modern yang menjangkau wilayah perkotaan, khususnya Jakarta dan sekitarnya, terus bertambah dan berkembang. Menurutnya, kampanye ini menjadi momentum untuk mendorong peralihan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Melalui kampanye Green Future Powered Today, PLN ingin mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik berbasis listrik sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Adi dalam keterangan resmi pada Kamis, 14 Mei 2026.

Adi menambahkan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kampanye, melainkan juga upaya membangun kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. Ia berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam program tersebut.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan menuju gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari aktivitas sederhana sehari-hari, salah satunya dengan menggunakan transportasi publik berbasis listrik. Harapannya, setiap harinya, lebih dari 160 ribu masyarakat di Jakarta dan sekitarnya dapat ikut berpartisipasi dan membantu menurunkan emisi hingga sekitar 23.500 ton CO2 selama periode kampanye berlangsung,” kata Adi.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, menyampaikan bahwa Green Future Powered Today menghadirkan pengalaman interaktif melalui penandaan khusus pada MRT Jakarta dan Bus Listrik Transjakarta. Mekanisme partisipasi dibuat sederhana dan menyenangkan, yaitu melalui pengumpulan Eco Journey Points yang dilakukan dengan memindai kode QR.

Kode QR tersebut tersedia di tiga gerbong MRT Jakarta serta 15 unit Bus Listrik Transjakarta yang melayani sejumlah koridor, antara lain Pondok Labu–Blok M, Manggarai–Universitas Indonesia, Ragunan–Balai Kota, Kampung Rambutan–Lebak Bulus, dan Universitas Indonesia–Lebak Bulus.

“Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memindai QR code yang tersedia pada transportasi publik listrik berlabel Green Future Powered Today untuk mengumpulkan Eco Journey Point. Satu kali pemindaian akan memberikan 2 poin kepada pelanggan yang nantinya bisa ditukarkan dengan voucher listrik lewat PLN Mobile, mulai dari 100 poin senilai Rp100 ribu sampai dengan 500 poin senilai Rp500 ribu hingga September 2026,” ujar Yuliandra.

Di sisi lain, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menyambut baik kolaborasi bersama PLN dalam menghadirkan kampanye ini. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya positif untuk semakin mendekatkan transportasi publik berbasis listrik dengan masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah positif untuk semakin mendekatkan transportasi publik berbasis listrik dengan masyarakat. Kami berharap kampanye ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum dengan first mile dan last mile menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Rendy.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar