Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Strategi Atasi Darurat Sampah: dari Proyek Listrik hingga Teknologi Lokal

- Rabu, 13 Mei 2026 | 13:01 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Strategi Atasi Darurat Sampah: dari Proyek Listrik hingga Teknologi Lokal

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, membeberkan sejumlah strategi untuk mengatasi darurat sampah yang melanda berbagai daerah di Indonesia, mulai dari proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga pemanfaatan teknologi lokal sebagai solusi jangka pendek.

Dalam keterangannya di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026), Jumhur menjelaskan bahwa proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau yang dikenal dengan teknologi waste to energy telah memasuki tahap kontrak dan konstruksi di beberapa wilayah. Namun, ia mengakui bahwa proyek tersebut memerlukan waktu sebelum dapat beroperasi secara penuh.

“Sampah, kita punya teknologi yang sering Anda dengar namanya Waste to Energy atau PSEL. Itu sudah mulai ada kontrak-kontrak dan mulai dibangun. Tapi itu butuh waktu sekitar dua tahun sampai menjadi kenyataan,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah tidak hanya mengandalkan proyek jangka panjang tersebut. Jumhur menyebutkan bahwa pihaknya juga menyiapkan solusi jangka pendek dengan mengoptimalkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) serta inovasi lokal karya anak bangsa. Menurutnya, teknologi-teknologi ini dapat segera diterapkan untuk memastikan pengolahan sampah tetap berjalan tanpa harus menunggu proyek PSEL rampung.

“Kita juga mempersiapkan teknologi-teknologi yang the best, hasil karya anak bangsa, untuk memastikan olahan sampah tetap bisa dilakukan tanpa harus menunggu (PSEL) itu selesai,” tuturnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar