Menjelang puncak ibadah haji 1447 H, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) memperkuat dukungannya terhadap penyelenggaraan haji nasional dengan menyediakan berbagai layanan, mulai dari penukaran uang riyal di embarkasi hingga bantuan 600 kursi roda bagi jamaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus di Tanah Suci.
Layanan yang disiapkan BSI mencakup open booth layanan haji, pemberian souvenir bagi jamaah, serta dukungan buggy car dan mobil ambulans untuk membantu mobilitas dan akomodasi selama jamaah berada di asrama haji. Bantuan kursi roda yang tahun ini meningkat dari 200 unit menjadi 600 unit diserahkan langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna kepada Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji & Umrah Kementerian Haji & Umrah RI Puji Raharjo di Jakarta.
Anton Sukarna menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kursi roda tersebut merupakan respons nyata terhadap kebutuhan di lapangan, terutama tingginya jumlah jamaah lansia pada musim haji tahun ini.
“BSI proaktif melihat kebutuhan jemaah, khususnya lansia, agar mobilitas mereka selama penyelenggaraan dan terutama menjelang puncak ibadah haji tetap lancar dan nyaman. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen BSI dalam Melayani Sepenuh Hati untuk menghadirkan layanan haji yang tidak hanya kuat dari sisi finansial, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan pelayanan sepenuh hati bagi jamaah Indonesia,” ujar Anton dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, dukungan terhadap ekosistem haji nasional terus diperkuat melalui layanan perbankan syariah, inovasi digital, penguatan ekosistem halal, serta tata kelola syariah yang profesional. Langkah ini sejalan dengan visi Kementerian Haji dan Umrah sebagai lembaga yang modern, efisien, transparan, dan berbasis syariah.
Di sisi lain, BSI juga memastikan kelancaran transaksi keuangan jamaah selama berada di Arab Saudi. Jamaah dapat menggunakan Kartu Debit BSI untuk tarik tunai maupun bertransaksi di berbagai jaringan ATM dan EDC di Arab Saudi dengan nilai tukar yang kompetitif. Untuk memperkuat layanan, BSI menyediakan Call Center berbasis VoIP yang bebas pulsa dan dapat diakses melalui situs resmi, sehingga jamaah bisa memperoleh bantuan perbankan kapan saja tanpa khawatir biaya roaming internasional.
Dalam rangka mempermudah layanan, BSI berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan fitur “Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji” pada aplikasi BYOND by BSI. Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital nasional sekaligus memudahkan masyarakat melakukan pembayaran DAM haji dan ibadah kurban secara praktis, aman, transparan, dan terintegrasi dalam satu platform digital berbasis rupiah.
Saat ini, BSI mendominasi layanan haji nasional melalui pengembangan ekosistem haji dan umrah yang terintegrasi. Pada penyelenggaraan haji 2026, dari total 203.320 jamaah Indonesia yang berangkat, sebanyak 169.700 jamaah atau sekitar 83 persen merupakan nasabah BSI. Perseroan juga menguasai sekitar 60 persen pangsa waiting list haji nasional, atau sekitar 3,3 juta jamaah dari total 5,4 juta antrean haji nasional. Tingginya minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap layanan haji syariah turut mendorong jumlah nasabah Tabungan Haji BSI menembus 7,25 juta nasabah pada kuartal I-2026.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Terpantau 600 Meter dan Status Siaga Diperpanjang
Ibunda Pelatih Bojan Hodak Meninggal, Persib Bandung Berduka di Tengah Perburuan Gelar Juara
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil, Tak Bergerak di Semua Kategori
Messi Kukuh di Puncak Daftar Gaji Tertinggi MLS, Son Heung-min di Posisi Kedua