Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, datang ke Moto3 Catalunya 2026 dengan modal statistik yang lebih unggul dibandingkan sejumlah rivalnya di Sirkuit Barcelona, termasuk pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Catatan tersebut membuka peluang bagi rider Honda Team Asia itu untuk kembali bersaing di papan atas, bahkan merebut podium pada seri keenam musim ini.
Seri Moto3 Catalunya berlangsung hanya beberapa hari setelah putaran di Prancis usai digelar. Situasi ini membuat para pembalap memiliki waktu persiapan yang sangat singkat sebelum kembali turun ke lintasan. Veda Ega dan Hakim Danish pun dituntut untuk segera beradaptasi dan menjaga kondisi fisik agar tetap kompetitif akhir pekan ini. Meskipun demikian, Sirkuit Catalunya bukanlah trek yang asing bagi kedua pembalap muda asal Asia Tenggara tersebut. Sebelumnya, mereka pernah bersaing di ajang Kejuaraan Dunia FIM JuniorGP 2025 yang juga digelar di sirkuit yang sama.
Meskipun Hakim Danish memiliki pengalaman lebih banyak di Catalunya pernah tampil di FIM JuniorGP 2024 serta European Talent Cup 2021-2023 statistik balapan justru menunjukkan Veda Ega tampil lebih efektif. Pada race pertama FIM JuniorGP 2025 di Catalunya yang berlangsung 2 November 2025, Veda Ega berhasil finis di posisi keenam, sementara Hakim Danish hanya mampu menempati posisi kesembilan. Pada race kedua, hasil keduanya sedikit berbeda: Hakim Danish finis di posisi keenam, sedangkan Veda Ega berada di peringkat kedelapan.
Namun, secara total poin, Veda Ega tetap unggul tipis atas rivalnya tersebut. Pembalap asal Indonesia itu mengumpulkan 18 poin dari dua race di Catalunya, sedangkan Hakim Danish meraih 17 poin. Catatan ini menjadi sinyal positif bagi Veda Ega menjelang Moto3 Catalunya 2026.
Di sisi lain, meskipun kalah dalam statistik di Catalunya, Hakim Danish mencatat hasil yang lebih baik pada klasemen akhir Kejuaraan Dunia FIM JuniorGP 2025. Pembalap asal Terengganu, Malaysia, itu finis di posisi kedelapan dengan koleksi 89 poin, sementara Veda Ega menutup musim di posisi ke-10 dengan raihan 70 poin. Persaingan keduanya pun kini kembali berlanjut di Moto3 2026 dan mulai menarik perhatian publik Asia Tenggara.
Performa Veda Ega musim ini memang cukup impresif. Saat ini ia berada di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 50 poin. Pembalap Indonesia tersebut hanya tertinggal dua poin dari Valentin Perrone yang berada di posisi kedua, serta terpaut tiga angka dari Alvaro Carpe di posisi ketiga. Sementara itu, Hakim Danish masih tertahan di posisi ke-15 klasemen dengan raihan 18 poin.
Melihat performa dan statistik di Catalunya, peluang Veda Ega untuk kembali finis di papan atas, bahkan naik podium pada seri Moto3 Catalunya akhir pekan ini, semakin terbuka. Jika mampu tampil konsisten, Veda Ega berpotensi kembali mengharumkan nama Indonesia di pentas balap dunia.
Artikel Terkait
Rumor Transfer Mengguncang PSM: Tiga Bek Inti Jadi Buruan Persebaya, Persija, dan Persib
Ibunda Pelatih Bojan Hodak Wafat di Kroasia, Tetap Pimpin Persib di Dua Laga Akhir Musim
FIFA Umumkan Shakira, Madonna, dan BTS Jadi Bintang Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia 2026
Persib Bandung Incar Tiga Pemain Asing Liga Super Malaysia, Bruno Moreira Masuk Radar