Hari Pertama Libur Panjang, KAI Catat 685.933 Tiket Kereta Terjual

- Kamis, 14 Mei 2026 | 15:20 WIB
Hari Pertama Libur Panjang, KAI Catat 685.933 Tiket Kereta Terjual

Sebanyak 685.933 tiket kereta api terjual pada hari pertama libur panjang akhir pekan, Kamis (14/5/2026), menurut catatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Angka tersebut diproyeksikan masih akan terus bertambah seiring proses penjualan yang berlangsung di berbagai kanal resmi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa jumlah itu belum final karena transaksi masih berjalan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, dan saluran penjualan lainnya. Ia menjelaskan bahwa lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api.

“Pergerakan pelanggan pada awal long weekend menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada moda transportasi kereta api. Pola perjalanan yang terbentuk memperlihatkan dominasi keberangkatan dari kota-kota besar menuju berbagai wilayah di Jawa untuk aktivitas liburan, kunjungan keluarga, dan perjalanan antarkota lainnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (14/5/2026).

Data penjualan harian sementara selama periode long weekend menunjukkan konsentrasi keberangkatan yang tinggi pada awal masa libur. Pada Rabu (13/5/2026), tercatat 196.302 tiket terjual, disusul Kamis (14/5/2026) sebanyak 162.217 tiket, dan Jumat (15/5/2026) sebanyak 94.477 tiket. Sementara itu, pada Sabtu (16/5/2026) penjualan mencapai 102.219 tiket, dan Minggu (17/5/2026) sebanyak 130.718 tiket.

Pola tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat cenderung memanfaatkan hari pertama libur panjang untuk memaksimalkan waktu perjalanan. Di sisi lain, peningkatan penjualan pada hari Minggu mulai menggambarkan pergerakan arus balik menuju kota asal.

KAI juga mencatat sepuluh stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama periode ini. Stasiun Pasar Senen memimpin dengan 50.587 pelanggan, diikuti Yogyakarta 44.736 pelanggan, Gambir 42.159 pelanggan, Semarang Tawang 27.740 pelanggan, dan Bandung 26.493 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Lempuyangan mencatat 24.562 pelanggan, Surabaya Pasarturi 23.294 pelanggan, Surabaya Gubeng 22.956 pelanggan, Purwokerto 20.564 pelanggan, serta Solo Balapan 19.414 pelanggan.

Tingginya volume keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir memperlihatkan kuatnya mobilitas masyarakat dari Jakarta selama periode libur panjang. Sementara itu, angka keberangkatan yang signifikan di Yogyakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Purwokerto, dan Solo menunjukkan bahwa kota-kota tersebut juga menjadi simpul mobilitas regional dengan aktivitas perjalanan yang tetap tinggi selama masa liburan.

KAI mengimbau para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan kembali jadwal keberangkatan, serta menyiapkan dokumen perjalanan dengan baik. Pelanggan juga disarankan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau tiket, jadwal perjalanan, dan informasi layanan secara berkala.

“Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Masih tersedia berbagai pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin menikmati libur panjang menggunakan kereta api,” kata Anne.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar