SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulangan LCC 4 Pilar, Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

- Kamis, 14 Mei 2026 | 15:55 WIB
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulangan LCC 4 Pilar, Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

SMAN 1 Pontianak menyatakan sikap tegas menolak untuk berpartisipasi apabila final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 diulang. Sekolah yang sempat mempertanyakan proses penilaian itu justru memilih untuk menghormati hasil akhir yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil daerah di tingkat nasional.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (14/5/2026), menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat membatalkan hasil perlombaan. Langkah yang sebelumnya ditempuh, menurut dia, semata-mata bertujuan untuk memperoleh klarifikasi terhadap sejumlah poin yang dipersoalkan dalam proses penilaian final.

"SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan," ujar Indang.

Ia juga menekankan bahwa sekolahnya tidak akan terlibat apabila penyelenggara memutuskan untuk mengulang lomba, sebagaimana informasi yang sebelumnya disampaikan oleh MPR RI. "SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang," lanjutnya.

Di sisi lain, Indang memastikan bahwa seluruh langkah yang diambil sekolahnya bukanlah upaya untuk menyerang atau menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu. Sikap ini, menurutnya, murni didasari oleh keinginan untuk mendapatkan transparansi atas jalannya kompetisi.

Sementara itu, SMAN 1 Pontianak secara resmi menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional. "SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat," kata Indang dalam pernyataan tertulisnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar