Wisata Akhir Pekan di Semarang: Jelajahi Kota Lama, Museum Gratis, hingga Kuliner Khas

- Kamis, 14 Mei 2026 | 16:45 WIB
Wisata Akhir Pekan di Semarang: Jelajahi Kota Lama, Museum Gratis, hingga Kuliner Khas

Semarang selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan. Kota di Jawa Tengah ini tidak hanya dikenal sebagai kota bersejarah dengan bangunan peninggalan kolonial yang megah, tetapi juga menawarkan perpaduan wisata budaya, kuliner khas, dan ruang publik modern yang cocok untuk menikmati suasana perkotaan.

Salah satu destinasi paling ikonik adalah Kawasan Kota Lama. Deretan bangunan kolonial, jalanan berbatu, serta kehadiran kafe dan ruang kreatif membuat kawasan ini kerap dijuluki “Little Netherlands”. Di sini, wisatawan dapat mengunjungi sejumlah spot populer seperti Gereja Blenduk yang terkenal dengan kubah khasnya, Gedung Marba, Rumah Akar, Taman Srigunting, hingga Jembatan Berok yang sering dijadikan lokasi berfoto. Tak hanya wisata sejarah, kawasan ini juga memiliki banyak pilihan tempat nongkrong dan kuliner, mulai dari coffee shop hingga restoran bergaya klasik Eropa seperti Spiegel Bar and Resto.

Masih berada di kawasan yang sama, Museum Kota Lama menghadirkan perjalanan sejarah Semarang sejak berdiri pada 1547. Museum yang berlokasi di Jalan Cenderawasih No.1A, Purwodinatan, ini dilengkapi teknologi interaktif seperti layar 3D sehingga pengalaman belajar sejarah terasa lebih menarik. Menariknya, museum ini dapat dikunjungi secara gratis.

Bagi pecinta barang lawas, Pasar Barang Antik di Galeri Industri Kreatif bisa menjadi destinasi menarik. Lokasinya berada di samping Gereja Blenduk. Pengunjung dapat menemukan berbagai barang antik seperti piring lawas, lampu kuno, senjata tradisional, guci, mainan jadul, hingga mata uang kuno dari berbagai negara. Selain berburu koleksi unik, wisatawan juga bisa berbincang langsung dengan para penjual mengenai sejarah barang-barang tersebut. Pasar ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Sementara itu, Lawang Sewu yang identik dengan bangunan berarsitektur megah dan pintu-pintu tinggi kini menawarkan pengalaman baru. Melalui wahana immersive gallery bertema sejarah perkeretaapian Indonesia, pengunjung diajak menyelami perjalanan sejarah kereta api dengan cara yang lebih modern dan interaktif. Harga tiket masuk Lawang Sewu untuk anak-anak Rp15 ribu, dewasa Rp25 ribu, dan wisatawan asing Rp35 ribu. Wahana imersif beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.

Di malam hari, Semarang juga memiliki banyak destinasi kuliner dan ruang publik yang ramai dikunjungi. Simpang Lima menjadi pusat keramaian kota, sedangkan Pecinan Semarang dikenal sebagai surganya wisata kuliner malam. Bagi yang ingin bersantai sambil menikmati pertunjukan seni, Taman Indonesia Kaya dapat menjadi pilihan.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Semarang tanpa mencicipi kuliner khasnya. Lumpia Semarang, Bandeng Presto, Wingko Babat, Tahu Gimbal, dan Tahu Petis menjadi beberapa hidangan yang wajib dicoba. Beragam kuliner tersebut juga kerap menjadi pilihan oleh-oleh favorit wisatawan. (Jessica Nur Faddilah)

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar