Pemberdayaan Perempuan Wirausaha Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

- Minggu, 05 Juli 2026 | 11:15 WIB
Pemberdayaan Perempuan Wirausaha Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pemberdayaan perempuan dalam dunia kewirausahaan bukan lagi sekadar isu kesetaraan, melainkan kebutuhan strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu disampaikan Executive Board Member CFA Society Indonesia, Melisa Hendrawati, CFA, yang juga menjabat CFO PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dalam acara Indonesia Women in Finance (IWF) 2026 Annual Conference, Minggu (5/7/2026).

"Tantangan kita hari ini bukan lagi membuktikan bahwa perempuan mampu. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan mereka memiliki akses terhadap modal, teknologi, jaringan, mentor, dan kepercayaan diri untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Ketika lebih banyak perempuan berwirausaha, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga mereka, tetapi juga oleh perekonomian nasional," ujar Melisa.

Besarnya kontribusi perempuan dalam sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia turut disorot. Menurut Direktur Investment & Finance Dapen Telkom, Siti Rakhmawati, perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh akses terhadap pembiayaan, jejaring, maupun peluang pengembangan usaha. Karena itu, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat lahirnya lebih banyak women entrepreneurs di Indonesia.

Konferensi tersebut juga menjadi momentum peluncuran buku "Career Jungle" karya Hany Gungoro, Melisa Hendrawati (CFA Society Indonesia), dan Steve Balaban (CFA Society Canada). Buku ini lahir dari kesadaran bahwa dunia kerja saat ini telah berubah secara fundamental. Jika dahulu perjalanan karier diibaratkan sebagai tangga yang harus dinaiki secara bertahap, kini karier lebih menyerupai hutan belantara dinamis, kompleks, penuh perubahan, sekaligus menawarkan peluang tanpa batas bagi mereka yang adaptif dan terus belajar.

Melalui penyelenggaraan Indonesia Women in Finance Conference 2026, IWF berharap dapat terus membangun ekosistem yang mendorong kolaborasi, mentoring, dan jejaring profesional bagi perempuan Indonesia. "Harapannya, konferensi ini tidak hanya menjadi forum berbagi inspirasi, tetapi juga melahirkan lebih banyak perempuan yang berani membangun usaha, memimpin organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Melisa.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags