Mbappe Abaikan Jabat Tangan Kiper Paraguay Usai Bawa Prancis ke Perempat Final Piala Dunia

- Minggu, 05 Juli 2026 | 10:30 WIB
Mbappe Abaikan Jabat Tangan Kiper Paraguay Usai Bawa Prancis ke Perempat Final Piala Dunia

Kylian Mbappe menjadi pusat kontroversi setelah menolak berjabat tangan dengan kiper Paraguay, Orlando Gill, usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit di Philadelphia, Minggu (4/7/2026). Mbappe mencetak satu-satunya gol melalui penalti pada menit ke-70, membawa Prancis menang 1-0 dan melaju ke perempat final.

Pertandingan di Lincoln Financial Field itu berlangsung panas, baik karena suhu mencapai 38 derajat Celcius maupun karena tekel-tekel keras pemain Paraguay. Setelah peluit panjang berbunyi, Gill mendekati Mbappe untuk bersalaman, namun sang bintang Prancis mengabaikannya dan terus merayakan kemenangan.

“Saya mencoba untuk menjabat tangannya, tetapi karena dia tidak memperhatikan saya, saya kehilangan kesabaran,” kata Gill. “Tapi bagaimanapun, hanya itu yang saya lakukan; saya tenang setelahnya.”

Gol penalti Mbappe merupakan gol ketujuhnya di turnamen ini, menyamai catatan Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas. Paraguay, yang sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Jerman melalui adu penalti di babak 32 besar, tampil disiplin dan membuat Prancis frustrasi sepanjang laga.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Desire Doue menggantikan Bradley Barcola pada menit ke-61. Pemain Paris Saint-Germain itu langsung memberikan dampak dengan menusuk dari sisi kiri dan dijatuhkan Diego Gomez di kotak penalti. Wasit Ilgiz Tantashev awalnya membiarkan permainan berlanjut, namun setelah meninjau VAR, ia menunjuk titik putih.

Mbappe dengan tenang mengeksekusi penalti, mengirim bola ke sudut gawang yang tidak bisa dijangkau Gill. Kemenangan ini membawa Prancis ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi Maroko di Foxborough, Boston, Kamis mendatang ulangan semifinal Piala Dunia 2022 yang dimenangkan Les Bleus.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags