Sebanyak 19 dari 26 pemain dalam skuad tim nasional Maroko untuk Piala Dunia FIFA 2026 lahir di luar wilayah Maroko. Fenomena ini menjadikan tim berjuluk Atlas Lions sebagai skuad dengan proporsi pemain kelahiran asing tertinggi di turnamen tersebut.
Dari 19 pemain diaspora itu, enam di antaranya lahir di Spanyol, enam di Prancis, tiga di Belanda, tiga di Belgia, dan satu di Kanada. Sisanya, tujuh pemain tercatat lahir di Maroko.
Berikut rincian pemain diaspora Maroko berdasarkan negara kelahiran:
Spanyol: Achraf Hakimi (Madrid), Brahim Díaz (Málaga), Chadi Riad (Palma), Ismael Saibari (Terrassa), Munir El Kajoui (Melilla), Ayoube Amaimouni (Vic).
Prancis: Issa Diop (Toulouse), Ayyoub Bouaddi (Senlis), Neil El Aynaoui (Nancy), Samir El Mourabet (Strasbourg), Redouane Halhal (Montpellier), Gessime Yassine (Salon-de-Provence).
Belanda: Sofyan Amrabat (Huizen), Noussair Mazraoui (Leiderdorp), Anass Salah-Eddine (Amsterdam).
Belgia: Bilal El Khannouss (Molenbeek), Chemsdine Talbi (Sambreville), Zakaria El Ouahdi (Hoboken).
Kanada: Yassine Bounou (Montreal).
Tujuh pemain yang lahir di Maroko adalah Ahmed Reda Tagnaouti, Marwane Saâdane, Youssef Belammari, Azzedine Ounahi, Soufiane Rahimi, Amine Sbaï, dan Ayoub El Kaabi.
Artikel Terkait
FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Argentina Usai Keributan di Final Piala Dunia 2026
Patrick Vieira Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Timnas Senegal
Teras Malioboro Bertransformasi Menjadi Ruang Aktivitas dan Titik Kumpul Wisatawan
Ancaman Bom dan Senjata Bayangi Messi Sepanjang Piala Dunia 2026