PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan bahwa kemitraan dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), entitas usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), resmi berakhir pada 2 Juli 2026. Kerja sama yang dimulai November 2024 itu hanya bertahan kurang dari dua tahun.
Perseroan telah menerima surat pengakhiran Perjanjian Pengadaan Jasa dari RAB. Direktur Utama Express, Johannes Triatmojo, dalam keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026), menyatakan bahwa pengakhiran perjanjian berlaku efektif sejak 2 Juli 2026.
Johannes mengakui kehilangan kontrak dari GOTO Group akan berdampak pada pendapatan perseroan. Namun, ia menegaskan bahwa Express berupaya mengoptimalkan pendapatan dari kontrak kerja lainnya.
Sebelum menjalin kerja sama dengan GOTO, Express yang membawahi Taxi Express telah menghentikan operasional armada taksi putih ciri khas perusahaan akibat tekanan dari taksi online sejak 2015 dan pandemi Covid-19. Bisnis perseroan saat itu hanya menyisakan layanan bus pariwisata.
Kerja sama dengan GOTO sempat membuka peluang baru. Express mengelola armada mobil listrik BYD M6 milik Gojek, termasuk pool penampungan kendaraan yang dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Johannes awalnya menargetkan setidaknya 24 ribu armada taksi beroperasi untuk memenuhi kebutuhan penumpang di Jabodetabek.
Dengan mengintegrasikan keahlian pengelolaan armada dan teknologi aplikasi digital, perseroan berkomitmen menetapkan standar layanan transportasi yang lebih inovatif dan ramah lingkungan pada layanan GoCar. Namun, harapan itu pupus setelah kedua perusahaan sepakat berpisah.