Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah sebelumnya menyambangi Lampung. Menjelang kunjungan tersebut, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyampaikan pesan khusus: Jokowi diminta membawa ijazahnya.
"Sebaiknya kalau ke sana (NTT) bawa dengan ijazahnya, sehingga kalau ditanya, tunjukkan ke masyarakat," kata Andreas saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026).
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini menilai kasus ijazah Jokowi sudah berlangsung terlalu lama dan menguras perhatian publik. Menurutnya, dengan membawa ijazah, Jokowi bisa langsung menjawab pertanyaan yang selama ini mengemuka di masyarakat.
"Karena kasus beliau ini sudah sekian lama, menguras perhatian publik dan secara sosial juga menjadi pertanyaan publik," ucap dia.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Ungkap Alasan Geledah Ijazah Jokowi: Temukan Kejanggalan Jurusan Teknologi Kayu
Kemenkes Serahkan Hasil Investigasi Kematian Dokter Icha ke Polisi
Ahmad Khozinudin Sebut Ada Strategi di Balik Wacana Jokowi Tak Hadir di Sidang Ijazah Palsu
Safari Politik Jokowi Bersama PSI Dinilai Percepat Kompetisi Elite Menuju Pemilu 2029