Belum lagi soal truk impor yang beredar tanpa proses homologasi dan diduga belum penuhi standar emisi Euro 4. “Kondisi ini dinilai dapat memicu persaingan usaha yang tidak sehat sekaligus menghambat upaya pengendalian pencemaran udara,” ujar Eko.
Dalam kerumitan tantangan ini, GIICOMVEC 2026 diikuti 14 merek kendaraan komersial dan lebih dari 35 industri pendukung. Eko berharap acara ini bukan cuma pameran biasa.
“GIICOMVEC bukan hanya ajang promosi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi antara produksi, pembiayaan, dan kebijakan,” katanya.
Harapannya, kolaborasi pemerintah, industri, dan asosiasi makin erat. Tujuannya jelas: tingkatkan efisiensi, perkuat struktur, dan dorong pengembangan teknologi yang berkelanjutan.
Sementara itu, dari sisi asosiasi, Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menekankan peran vital kendaraan komersial.
“Truk dan bus merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat produksi dengan pasar, memastikan distribusi barang tetap terjaga, serta menjadi motor penggerak mobilitas publik. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan kendaraan komersial yang tangguh, efisien, dan mengadopsi teknologi masa depan,” ujarnya.
Dia juga menyebutkan secercah cahaya dari sisi ekspor. Di 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) Indonesia naik 9,75 persen jadi 518.212 unit. Kendaraan komersial menyumbang 20.326 unit di dalamnya. Ini tanda produk kita makin diakui di luar negeri.
Untuk GIICOMVEC 2026, Putu punya target yang jelas.
“Kami menargetkan lebih dari 11 ribu trade visitors dan berharap ajang ini membuka peluang yang lebih luas bagi produk kendaraan komersial Indonesia di pasar global,” katanya.
Jadi, jalan masih panjang. Ada pekerjaan rumah yang menumpuk, mulai dari penurunan produksi hingga persaingan dengan produk impor. Tapi, semangat untuk memperkuat industri dalam negeri dan menguasai pasar domestik tampaknya masih jadi api yang terus dikobarkan.
Artikel Terkait
Mediasi Kasus Pandji Pragiwaksono Berjalan Santai dan Sejuk di Polda Metro Jaya
Pemerintah Yakin Ekonomi Tumbuh 5,5% di 2026, Bantah Proyeksi Bank Dunia
BNN Temukan Kandungan Narkotika dalam Cairan Vape, Usulkan Pelarangan
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Mengaku Tak Diberi Penjelasan