Presiden Prabowo Subianto baru saja mengumumkan kabar yang cukup mengejutkan. Di tengah kondisi harga avtur yang sedang melonjak, pemerintah justru memutuskan untuk memotong biaya haji tahun 2026. Potongannya? Sekitar Rp 2 juta per jemaah.
Keputusan ini, menurut Prabowo, adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakat, terutama calon jemaah haji dari kalangan ekonomi bawah. Ia menyebut langkah ini sebagai sebuah keputusan yang berani.
"Yang sudah kita putuskan adalah, yang boleh saya umumkan sekarang adalah pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp 2 juta,"
Demikian pernyataan Prabowo yang disampaikan pada Kamis (9/4/2026).
"Walaupun harga avtur naik, tapi kita berani turunkan harga haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah,"
tambahnya menegaskan.
Artikel Terkait
Mediasi Kasus Pandji Pragiwaksono Berjalan Santai dan Sejuk di Polda Metro Jaya
Pemerintah Yakin Ekonomi Tumbuh 5,5% di 2026, Bantah Proyeksi Bank Dunia
BNN Temukan Kandungan Narkotika dalam Cairan Vape, Usulkan Pelarangan
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Mengaku Tak Diberi Penjelasan