"Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau kemana? Negara mana yang tidak perang sekarang? Indonesia salah satu yang paling diminati," katanya.
Di sisi lain, Prabowo melihat gejolak global ini bukan sekadar masalah. Justru sebaliknya, ia menilai krisis itu membawa peluang emas. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meluncurkan inisiatif strategis dan mempercepat program-program prioritas.
Namun begitu, ia mengingatkan bahwa potensi yang besar itu harus diimbangi dengan kerja keras dan ketelitian ekstra.
"Intinya adalah, kita sangat banyak potensi. Tapi ini juga, yang saya katakan, membuat kita sekarang harus lebih keras, bekerja lebih teliti," pungkas Prabowo.
Artikel Terkait
Meta Luncurkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Gantikan Llama di Semua Produk
Kekayaan 500 Orang Terkaya Dunia Melonjak Rp4.500 Triliun dalam Sehari
Trump Tegaskan Pasukan AS Tak Akan Ditarik dari Dekat Iran Tanpa Kesepakatan Permanen
KAI Daop 1 Jakarta Peringatkan Masyarakat Soal Penipuan Rekrutmen Palsu di TikTok