Hati-hati jika Anda melihat tawaran kerja di TikTok yang mengklaim dari KAI. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta baru-baru ini mengingatkan publik soal maraknya penipuan berkedok rekrutmen yang menyebar di platform media sosial itu. Modusnya beragam, dan korbannya tak sedikit.
Menurut Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1, pihaknya menemukan sejumlah akun TikTok yang dengan seenaknya mengatasnamakan rekrutmen BUMN atau KAI. Informasi lowongan yang mereka sebarkan, jelas Franoto, sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"KAI tidak pernah membuka rekrutmen melalui akun tidak resmi di media sosial, termasuk TikTok. Informasi yang beredar dari akun-akun tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari KAI,"
tegasnya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Nah, ini yang sering jadi masalah. Tingginya minat masyarakat untuk bekerja di KAI rupanya dimanfaatkan oknum-oknum untuk mencari keuntungan. Caranya? Mulai dari yang klasik sampai yang cukup canggih.
Beberapa modus yang berhasil diidentifikasi antara lain pengarahan calon pelamar untuk menghubungi nomor atau kontak pribadi tertentu. Tak jarang, si penipu lalu meminta sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi atau jaminan kelulusan seleksi. Yang lebih parah, ada juga yang berani menjanjikan kelulusan instan, tanpa proses yang transparan sama sekali.
Di sisi lain, KAI sendiri menegaskan bahwa semua proses rekrutmen resmi hanya punya satu jalur: website e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi perusahaan. Titik. Mereka juga memastikan tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apapun, tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak ketiga, dan tentu saja tidak menjanjikan kelulusan instan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang mengatasnamakan KAI. Jangan sampai menjadi korban penipuan,"
kata Franoto lagi.
Lalu, harus bagaimana kalau menemukan informasi mencurigakan? Franoto menyebutkan beberapa kanal resmi untuk konfirmasi.
"Apabila masyarakat menemukan informasi mencurigakan, dapat segera melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI di 121, WhatsApp 081122233121, email [email protected], atau kanal resmi KAI lainnya,"
ujarnya menutup pernyataan.
Intinya, selalu cek dan ricek. Jangan sampai niat cari kerja malah berujung pada kerugian materi dan kekecewaan.
Artikel Terkait
Bappenas Soroti Ketergantungan Daerah pada Dana Pusat Capai 83 Persen
Gubernur DKI Serukan Kolaborasi untuk Perdamaian Global di Acara Renungan Monas
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Usai Insiden Dekati Kapal Tanker
Dua Kapal Pertamina Bersiap Melintasi Selat Hormuz Usai Tertahan