Indocement Akhiri Program Buyback Lebih Cepat, Target 1,88% Saham Tercapai

- Kamis, 09 April 2026 | 14:40 WIB
Indocement Akhiri Program Buyback Lebih Cepat, Target 1,88% Saham Tercapai

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) memutuskan untuk mengakhiri program buyback sahamnya lebih cepat dari jadwal. Padahal, rencana awalnya program ini akan berjalan penuh selama setahun, mulai 21 Mei 2025 hingga Mei 2026 mendatang. Tapi, manajemen perusahaan merasa targetnya sudah tercapai.

Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI pada Rabu (8/6/2026), Dani Handajani selaku Corporate Secretary INTP menyampaikan hal tersebut.

"Perseroan dengan ini menginformasikan bahwa perseroan telah menghentikan pelaksanaan program buyback tersebut,"

Alasannya? Realisasi pembelian saham kembali dinilai sudah memadai. INTP berhasil membeli kembali sekitar 66,2 juta lembar saham, atau setara 1,88% dari total saham beredar. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp437,9 miliar dengan harga rata-rata Rp6.610 per saham.

Di sisi lain, langkah ini juga bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan struktur modal dan pengelolaan kas mereka. Prinsip kehati-hatian jadi pertimbangan utama. Kalau dirinci, realisasi buyback tadi baru menghabiskan sekitar 19,5% dari total anggaran yang disetujui dalam RUPSLB, yakni sebesar Rp2,25 triliun.

Lalu, dana sisa yang belum terpakai akan dipakai untuk apa? Manajemen menyebutkan, dananya akan dialihkan untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari dan tentu saja, pembagian dividen.

Di pasar, reaksinya cukup menarik. Saham INTP tercatat menguat tipis 0,96% ke level Rp5.250 per lembar pada Kamis (9/4/2026). Kenaikan ini melanjutkan sentimen positif dari hari sebelumnya, di mana saham sempat melompat 3,48%. Tampaknya, keputusan menghentikan buyback lebih awal ini diterima cukup baik oleh investor.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar