PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) memutuskan untuk mengakhiri program buyback sahamnya lebih cepat dari jadwal. Padahal, rencana awalnya program ini akan berjalan penuh selama setahun, mulai 21 Mei 2025 hingga Mei 2026 mendatang. Tapi, manajemen perusahaan merasa targetnya sudah tercapai.
Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI pada Rabu (8/6/2026), Dani Handajani selaku Corporate Secretary INTP menyampaikan hal tersebut.
Alasannya? Realisasi pembelian saham kembali dinilai sudah memadai. INTP berhasil membeli kembali sekitar 66,2 juta lembar saham, atau setara 1,88% dari total saham beredar. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp437,9 miliar dengan harga rata-rata Rp6.610 per saham.
Artikel Terkait
Latinusa Waspadai Tekanan Impor Tinplate, Bidik Pendapatan USD160 Juta pada 2026
Triniti Land Rencanakan Akuisisi Mayoritas Saham Prima Pembangunan Propertindo
Menaker Targetkan Pengiriman Magang ke Luar Negeri Tembus 20 Ribu Orang Tahun Ini
SIPF Dorong Penguatan Kelembagaan untuk Sejajar dengan LPS