BPKH Salurkan Rp12,92 Triliun untuk Persiapan Biaya Haji 2025

- Kamis, 09 April 2026 | 11:40 WIB
BPKH Salurkan Rp12,92 Triliun untuk Persiapan Biaya Haji 2025

Per 8 April kemarin, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sudah mentransfer dana yang cukup besar ke Kementerian Haji dan Umrah. Angkanya mencapai Rp12,92 triliun. Dana itu, yang dikenal sebagai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), merupakan bagian penting dari persiapan ibadah tahun depan.

Kalau dirinci, jumlah tersebut sudah mencakup sekitar 70,95 persen dari total anggaran biaya haji 2025 yang ditetapkan sebesar Rp18,21 triliun. Cukup signifikan, bukan?

Menurut Fadlul Imansyah, Kepala Badan Pelaksana BPKH, capaian ini bukan sekadar angka. Ia menekankan bahwa ini menunjukkan kesiapan lembaganya dalam menjaga stabilitas dan likuiditas dana haji untuk jangka panjang.

Demikian penjelasan Fadlul dalam keterangan resmi yang dirilis Kamis (9/4/2026).

Nah, terkait penyalurannya, ada strategi khusus yang diterapkan. Dana dikirim dalam tiga mata uang utama. Komposisinya dihitung berdasarkan total kebutuhan. Porsi terbesar dialokasikan dalam Riyal Arab Saudi (SAR), yakni 93,73 persen. Sementara Rupiah menyumbang 42,01 persen, dan Dolar AS sekitar 35,17 persen.

Langkah ini punya tujuan ganda. Selain memastikan fleksibilitas pembayaran di berbagai negara, juga untuk mengendalikan risiko fluktuasi nilai tukar yang bisa saja terjadi.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar