Klarifikasi Said Didu Soal Polemik "EO Sarang Korupsi"
Jakarta – Polemik pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu tentang Event Organizer (EO) sebagai 'sarang' korupsi akhirnya mendapat penjelasan lebih lanjut. Said dengan tegas memberikan klarifikasi. Bukan para pengusaha EO yang ia maksud, melainkan oknum pejabat yang memanfaatkannya.
Dalam sebuah debat terbuka yang tayang di kanal Official iNews, Rabu (8/4/2026), Said meluruskan maksudnya.
Ia mengaku tetap menghargai para pelaku EO profesional, seperti mereka yang tergabung dalam Backstagers Indonesia. Masalahnya, menurut Said, justru ada pada EO 'abal-abal' istilah yang ia pakai untuk menyebut para 'pencari kuitansi'.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Pastikan Stok Elpiji Nasional Aman untuk Lebih dari 10 Hari
Presiden Prabowo Segera Lantik Hakim MK dan Ombudsman Baru Pekan Ini
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan