Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026

- Kamis, 09 April 2026 | 07:15 WIB
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026

Manado bersiap menyambut ribuan tamu. Kota ini ditunjuk sebagai tuan rumah Perayaan Paskah Nasional 2026, yang puncak acaranya berlangsung dari 7 hingga 9 April. Tanggung jawab keamanannya tentu tidak kecil.

Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, mengonfirmasi kesiapan itu. "Kesiapan personel serta sarana dan prasarana penting," katanya di Manado, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kehormatan menjadi tuan rumah ini dibarengi dengan tugas yang berat. Sekitar 45.000 umat Kristiani dari berbagai daerah, plus sejumlah pejabat dan pimpinan agama nasional, diperkirakan akan memadati kota.

"Kami sudah siapkan semuanya guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas," tegas Awi Setiyono.

Lalu, berapa kekuatan yang dikerahkan? Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 1.216 personel gabungan akan diterjunkan. Mereka adalah gabungan dari 959 anggota Polri, didukung 105 personel TNI, 100 anggota ormas, dan 50 personel dari Dinas Perhubungan. Jumlah yang cukup untuk mengawal setiap titik, mulai dari Bandara Sam Ratulangi, hotel-hotel, jalur utama, hingga lokasi inti acara di kawasan Megamas.

Penempatannya pun sudah dipetakan. Personel akan disebar di titik-titik rawan, entah itu kemacetan, kecelakaan, atau potensi kriminalitas. Polisi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminal yang mungkin memanfaatkan keramaian ini. Pola pengamanannya dibagi dalam beberapa satuan tugas, lengkap dengan tim mobile dari Brimob dan Dalmas yang siap bergerak cepat.

Nah, soal kemacetan, ini jadi perhatian khusus. Beberapa ruas jalan seperti Piere Tendean, Ahmad Yani, dan Sam Ratulangi sudah disiapkan skema rekayasanya. Tujuannya satu: agar arus lalu lintas tidak benar-benar macet total.

"Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan," pesan Wakapolda.

Ia juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf. Maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin timbul, baik karena kemacetan maupun pengalihan arus jalan. Harapannya, semua langkah ini membuahkan hasil.

"Mari kita tunjukkan Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang ramah dan aman. Kita harapkan perayaan bisa berlangsung secara aman, lancar, dan khidmat," ujarnya menutup pernyataan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar