Usai rapat kerja yang panjang dengan kabinet, eselon satu, dan para direktur BUMN, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri berbincang singkat. Saat bersalaman dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, Prabowo langsung memberi perintah tegas. Intinya, dapur-dapur atau Sentra Pangan Pemberian Gizi (SPPG) yang dinilai "jelek" atau melenceng dari petunjuk teknis harus segera ditertibkan.
“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis ditertibkan,”
Demikian penuturan Nanik pada Rabu, 8 April 2026. Ia tampak masih membekas dengan pesan langsung dari presiden itu.
Menurut Nanik, ia pun langsung melaporkan langkah-langkah yang sudah diambil. Ia mengaku terus melakukan suspend atau penutupan sementara terhadap SPPG bermasalah. Terutama yang memicu Kejadian Luar Biasa (KLB), atau melibatkan mitra yang nakal seperti melakukan mark-up harga bahan baku hingga praktik monopoli supplier.
Respon presiden? Cukup singkat dan gamblang.
“Bagus lanjutkan terus,”
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Juta per Gram