Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur Gizi Bermasalah dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

- Kamis, 09 April 2026 | 07:30 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur Gizi Bermasalah dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Usai rapat kerja yang panjang dengan kabinet, eselon satu, dan para direktur BUMN, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri berbincang singkat. Saat bersalaman dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, Prabowo langsung memberi perintah tegas. Intinya, dapur-dapur atau Sentra Pangan Pemberian Gizi (SPPG) yang dinilai "jelek" atau melenceng dari petunjuk teknis harus segera ditertibkan.

“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis ditertibkan,”

Demikian penuturan Nanik pada Rabu, 8 April 2026. Ia tampak masih membekas dengan pesan langsung dari presiden itu.

Menurut Nanik, ia pun langsung melaporkan langkah-langkah yang sudah diambil. Ia mengaku terus melakukan suspend atau penutupan sementara terhadap SPPG bermasalah. Terutama yang memicu Kejadian Luar Biasa (KLB), atau melibatkan mitra yang nakal seperti melakukan mark-up harga bahan baku hingga praktik monopoli supplier.

Respon presiden? Cukup singkat dan gamblang.

“Bagus lanjutkan terus,”

Kata Nanik, presiden mengucapkan itu sambil mengacungkan jempol. Sebuah isyarat yang jelas untuk terus bergerak.

Namun begitu, perintah presiden tak cuma soal penertiban. Ada poin lain yang juga ditekankan, yakni soal penyaluran Makanan Bergizi untuk Balita (MBG). Prabowo ingin bantuan itu benar-benar tepat sasaran, diarahkan kepada penerima manfaat yang gizinya memang perlu diperbaiki.

“Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,”

jelas Nanik.

Ia pun berjanji akan segera membentuk tim khusus. Tugasnya menyisir data penerima MBG, memastikan bantuan tidak mubazir dan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan. Langkah ini, katanya, penting agar program pemerintah punya dampak yang nyata di lapangan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar