Ledakan dahsyat mengguncang pabrik milik perusahaan pertahanan terkemuka Korea Selatan, Hanwha Aerospace, di Daejeon pada Senin (1/6) waktu setempat, menewaskan sedikitnya lima orang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat itu meluluhlantakkan fasilitas produksi yang berlokasi sekitar 150 kilometer di sebelah selatan ibu kota Seoul tersebut.
Seorang perwakilan dari Markas Besar Pemadam Kebakaran Daejeon mengonfirmasi bahwa selain lima korban jiwa, dua orang lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, otoritas setempat belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai identitas para korban maupun kondisi terkini para penyintas.
Penyebab ledakan mematikan itu masih belum diketahui secara pasti. Berdasarkan laporan kantor berita Yonhap yang mengutip pernyataan otoritas setempat, ledakan diyakini terjadi di bagian dalam pabrik. Proses investigasi masih berlangsung untuk mengungkap sumber kecelakaan industri tersebut.
Hanwha Aerospace, perusahaan yang memiliki pabrik tersebut, dikenal sebagai salah satu produsen pertahanan utama Korea Selatan. Perusahaan ini memproduksi berbagai persenjataan militer, termasuk sistem artileri dan komponen kedirgantaraan. Insiden ini menjadi sorotan tajam mengingat peran strategis perusahaan dalam industri pertahanan nasional.
Artikel Terkait
Jimly Asshiddiqie Hadir di Pemakaman Ryamizard Ryacudu, Bersaksi soal Integritas dan Profesionalitas Almarhum
Jenderal IRGC: Kekalahan AS dalam Perang Lawan Iran Sudah Tak Terelakkan
Akun Instagram Resmi Gedung Putih Era Obama Diretas, Unggah Konten Provokatif Buatan AI
Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numpor Tewaskan Lima Warga Satu Keluarga, Tiga Lainnya Hilang