IHSG Melonjak 3,39%, Analis Ingatkan Potensi Koreksi Masih Mengintai

- Kamis, 09 April 2026 | 07:00 WIB
IHSG Melonjak 3,39%, Analis Ingatkan Potensi Koreksi Masih Mengintai

IHSG akhirnya menutup perdagangan hari ini dengan kenaikan yang cukup menggembirakan. Naik 236,13 poin, atau setara 3,39 persen, indeks berhasil bertengger di level 7.207. Pasar saham kita seolah menarik napas lega setelah beberapa hari diwarnai tekanan.

Namun begitu, euforia ini perlu disikapi dengan hati-hati. Menurut riset terbaru dari MNC Sekuritas yang dirilis Kamis (9/4/2026), posisi IHSG masih dianggap rentan. Analis mereka melihat, saat ini IHSG masih berada dalam bagian dari wave (v) dari gelombang [c] pada label hitam. Kalau merujuk pada pola itu, potensi koreksi masih mengintai, dengan area target di kisaran 6.745 hingga 6.849.

Di sisi lain, ada juga skenario yang lebih optimis. Best case-nya, IHSG diyakini sudah menyelesaikan wave A pada label biru. Kalau ini yang terjadi, maka penguatan masih punya ruang untuk melanjutkan lajunya menuju level 7.323 sampai 7.450. Jadi, waspada sih, tapi jangan langsung pesimis.

Untuk level kunci, support terdekat ada di 7.020 dan 6.917. Sementara resistance berada di 7.302 dan 7.440.

Nah, dalam laporannya, MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham spesifik. Strateginya kebanyakan adalah "Buy on Weakness", alias beli saat harga melemah. Berikut cuplikannya:

BIPI melesat 13,33 persen ke Rp238, didukung volume pembelian yang solid. Saham ini bahkan berhasil menembus MA20. Analis memperkirakan BIPI sedang dalam wave (B) dari gelombang [A]. Mereka menyarankan beli di area Rp212-228, dengan target harga Rp262 dan Rp280. Stoploss-nya di bawah Rp204.

BRMS juga tak kalah perkasa, naik 13,82 persen ke Rp865. Volume pembelian meningkat dan harganya sudah di atas MA200. Posisinya diduga sedang dalam wave C dari gelombang (B). Rekomendasi beli di kisaran Rp775-830. Targetnya Rp940 dan Rp980, dengan stoploss di bawah Rp720.

MBMA menguat 12,23 persen ke Rp780. Mirip dengan lainnya, aksi beli mendorong saham ini berada di atas MA60. Posisi saat ini diperkirakan sebagai bagian dari wave [c] dari wave B. Beli di Rp745-775, target Rp815 dan Rp850. Stoploss: di bawah Rp710.

Terakhir, PANI naik 7,64 persen ke Rp8.100. Dengan volume pembelian yang muncul, saham ini berhasil bertahan di atas MA20. Analis melihatnya sedang berada pada bagian dari wave 5 dari gelombang (C) pada wave [Y]. Rekomendasi beli di rentang Rp7.075-7.675. Target harga cukup tinggi, di Rp8.825 dan Rp9.350. Stoploss diletakkan di bawah Rp6.975.

Jadi, intinya pasar hari ini memang hijau. Tapi sinyal dari analis teknis mengingatkan kita untuk tetap waspada. Koreksi bisa datang kapan saja. Pilihan sahamnya ada, tapi timing dan pengelolaan risiko tetaplah kunci.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar