Tapi yang pertumbuhannya paling spektakuler justru subsektor konstruksi infrastruktur. Di sini, kenaikannya mencapai 178,19% menjadi Rp85,84 triliun! Sementara untuk pembangunan jalan, pembiayaannya naik 11,08% ke angka Rp54,84 triliun.
Lalu ada juga sektor telematika yang tak boleh dipandang sebelah mata. Pertumbuhannya stabil di 12,61%, dengan total pembiayaan mencapai Rp44,34 triliun.
Riduan menegaskan kembali posisi strategis infrastruktur.
"Infrastruktur punya peran kunci," katanya. "Dia memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi, dan tentu saja mendorong tumbuhnya sektor-sektor produktif di berbagai daerah."
Dengan langkah ini, Bank Mandiri tak hanya mengejar bisnis semata. Mereka juga ikut menggerakkan roda ekonomi lewat pembangunan yang nyata.
Artikel Terkait
Roy Suryo Dukung Pelaporan Rismon, Minta Polisi Usut Video Tudingan Dana JK untuk Isu Ijazah Jokowi
Ketua Relawan Jokowi-Gibran Ungkap Pengakuan Rismon: Suara di Video Tuding JK Didanai Kasus Ijazah Adalah AI
Anggaran Infrastruktur Berbasis Masyarakat Ditargetkan Rp5,48 Triliun pada 2026
Polisi Ungkap Modus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Rugikan Negara Rp1,2 Triliun